Page 475 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 475
Judul Dinilai Ada Ketidakadilan, Anies Minta Menaker Tinjau Ulang Penetapan
UMP 2022
Nama Media aktual.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://aktual.com/dinilai-ada-ketidakadilan-anies-minta-menaker-
tinjau-ulang-penetapan-ump-2022/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-29 12:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Anies Baswedan (Gubernur Dki Jakarta) Kami mengusulkan dan mengharapkan kepada
Ibu Menteri (Menaker) untuk dapat meninjau kembali formula penetapan UMP sebagaimana
diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan
neutral - Anies Baswedan (Gubernur Dki Jakarta) Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
melihat ada ketidaksesuaian dan tidak terpenuhinya rasa keadilan antara formula penetapan
UMP dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan kondisi senyatanya di
lapangan
neutral - Anies Baswedan (Gubernur Dki Jakarta) Sementara belum ada formula penetapan UMP
yang baru, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan kaji ulang penghitungan UMP
2022 dan pembahasan kembali dengan semua 'stakeholder' untuk menyempurnakan dan
merevisi Keputusan Gubernur dimaksud agar prinsip keadilan bisa dirasakan
Ringkasan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah untuk
meninjau ulang formula penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022.
DINILAI ADA KETIDAKADILAN, ANIES MINTA MENAKER TINJAU ULANG
PENETAPAN UMP 2022
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah untuk
meninjau ulang formula penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022.
"Kami mengusulkan dan mengharapkan kepada Ibu Menteri (Menaker) untuk dapat meninjau
kembali formula penetapan UMP sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36
tahun 2021 tentang Pengupahan," demikian keterangan Anies melalui surat kepada Menaker
yang salinannya diterima wartawan di Jakarta, Senin (29/11).
474

