Page 470 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 470
adalah peraturan pelaksana baru yang berkaitan dengan UU Cipta Kerja, serta bersifat strategis
dan berdampak luas, sebagaimana yang dinyatakan oleh Putusan MK,” ungkap Mirah.
Mirah menegaskan, PP No. 36/2021 tentang Pengupahan, telah berdampak langsung pada
hilangnya jaminan kepastian pekerjaan, jaminan upah, dan jaminan sosial, yang sebelum adanya
UU Cipta Kerja, telah diatur dalam UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
“Upah minimum termasuk kebijakan strategis dan berdampak luas karena mayoritas pekerja
formal adalah pekerja penerima upah minimum. Tuntutan ASPEK Indonesia dan Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) adalah naikkan upah minimum tahun 2022, di kisaran 7%
sampai 10%,” ungkap Mirah.
ASPEK Indonesia mendesak Pemerintah untuk tidak memaksakan kehendak, khususnya terkait
dengan adanya berbagai peraturan turunan dari UU Cipta Kerja yang telah diterbitkan oleh
Pemerintah.
Tuntutan ASPEK Indonesia kepada Pemerintah adalah batalkan 4 Peraturan Pemerintah yang
berkaitan dengan UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan, yaitu:
“Keempat Peraturan Pemerintah turunan dari UU Cipta Kerja tersebut, bersifat strategis dan
berdampak luas, sebagaimana yang dinyatakan oleh Putusan MK, sehingga wajib dibatalkan!,”
ungkap Mirah Sumirat.
Dampak luas dari Peraturan Pemerintah turunan UU Cipta Kerja tersebut adalah mempermudah
terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK), peningkatan angka pengangguran, melemahnya
daya beli, menurunnya angka konsumsi rumah tangga yang berujung pada penurunan
perputaran ekonomi nasional dan mempengaruhi angka pertumbuhan ekonomi nasional.
Mirah Sumirat juga mengingatkan Pemerintah untuk jangan sakiti hati rakyat dengan berbagai
kecerobohan dan pemaksaan peraturan yang ternyata bertentangan dengan UUD 1945!
Laksanakan amanah konstitusi UUD 1945, secara bertanggungjawab untuk memberikan keadilan
dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia! Jangan tunduk pada kepentingan pemodal
yang hanya ingin mengambil keuntungan bagi kelompoknya sendiri, pungkas Mirah
Sumirat.(hen)
469

