Page 509 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 509

Sebab, menurut Anies, kenaikan UMP DKI Jakarta sebesar 0,8 persen tidak sesuai dengan prinsip
              keadilan.
              "Kenaikan yang hanya sebesar Rp 38.000 ini dirasa amat jauh dari layak dan tidak memenuhi
              asas keadilan, mengingat peningkatan kebutuhan hidup pekerja/buruh terlihat dari inflasi di DKI
              Jakarta yaitu sebesar 1,14 persen," tulis Anies dalam surat yang diteken 22 November 2021.

              Anies juga menyebutkan, terdapat dinamika pertumbuhan ekonomi yang tidak semua sektor
              usaha terpengaruh pandemi Covid-19.

              Bahkan, kata Anies, ada beberapa sektor yang pertumbuhannya meningkat.

              "Misalnya sektor transportasi dan pergudangan, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, jasa
              kesehatan, dan kegiatan sosial," ujar Anies.

              "Agar  dapat  memenuhi  asas  keadilan  dan  hubungan  industrial  yang  harmonis,  sehingga
              kesejahteraan pekerja/buruh dapat terwujud," ucap Anies.

              Anies juga menyebutkan, Provinsi DKI Jakarta sedang mengkaji ulang penghitungan UMP tahun
              2022  dan  membahasnya  kembali  dengan  semua  stakeholder  untuk  menyempurnakan  dan
              merevisi keputusan gubernur sebelumnya.

              "Agar prinsip keadilan bisa dirasakan," kata Anies.















































                                                           508
   504   505   506   507   508   509   510   511   512   513   514