Page 607 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 607

Ringkasan

              Buruh di Jawa Barat bakal mengepung Kantor Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hari ini. Mereka
              turun ke jalan guna mengawal penetapan upah minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2022.

              Para buruh tersebut rencananya akan turun ke jalan dan berkumpul di depan Gedung Sate, Jalan
              Diponegoro,  Kota  Bandung  pada  Senin  (29/11/2021).  Buruh  yang  hadir  disebut  berasal  dari
              sejumlah kabupaten dan kota di Jabar.


              KAWAL UMK, BURUH DI JABAR GERUDUK KANTOR RIDWAN KAMIL HARI INI!

              Buruh di Jawa Barat bakal mengepung Kantor Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hari ini. Mereka
              turun ke jalan guna mengawal penetapan upah minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2022.

              Para buruh tersebut rencananya akan turun ke jalan dan berkumpul di depan Gedung Sate, Jalan
              Diponegoro,  Kota  Bandung  pada  Senin  (29/11/2021).  Buruh  yang  hadir  disebut  berasal  dari
              sejumlah kabupaten dan kota di Jabar.

              "Buruh Jawa Barat dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat kembali bergerak kepung
              Gedung  Sate  Bandung.  Meminta  Gubernur  Jawa  Barat  agar  tetapkan  upah  minimum
              kabupaten/kota (UMK) sesuai rekomendasi Bupati/Walikota se-Jawa Barat dan tetapkan upah di
              atas minimum atau upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) pasca pembacaan putusan
              uji formil dan materiil oleh Mahkamah Konstitusi RI," ucap Ketua DPD KSPSI Jabar Roy Jinto
              dalam keterangannya.

              Roy menuturkan permintaan buruh agar Ridwan Kamil tak menetapkan UMK dengan formula PP
              Nomor 36 tahun 2021. Sebab, kata dia, Mahkamah Konstitusi (MK) sudah menyatakan bahwa
              UU Cipta Kerja nomor 11 tahun 2020 cacat formil dan bertentangan dengan UUD 1945.

              "Oleh  karena  pengupahan  merupakan  program  strategis  nasional  sebagaimana  dinyatakan
              dalam  PP  No.  36  Tahun  2021  tentang  pengupahan  dan  metode  formula  pengupahan  akan
              berdampak luas kepada para pekerja atau buruh di Indonesia, maka dalam penetapan Upah
              Minimum tahun 2022 tidak didasarkan pada PP No. 36 tahun 2021," kata Roy.

              Atas dasar itu, kata Roy, buruh di Jabar akan terus mengawal terkait pengupahan. Selain aksi
              unjuk rasa, mereka juga akan melakukan mogok kerja.

              "Bahwa  kaum  buruh  di  Jawa  Barat  khususnya  anggota  K-SPSI  Provinsi  Jawa  Barat  akan
              mengawal penetapan UMK Tahun 2022 baik dengan cara aksi unjuk rasa maupun mogok kerja
              pada tanggal 29 dan 30 November 2021 yang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,"
              katanya.

              Sementara itu, Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar Muhamad Sidarta mengatakan buruh sejatinya
              hanya meminta penyesuaian upah berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi serta masih
              dalam korifor regulasi yang berlaku usai purusan MK.

              "Oleh karenanya saya meminta Bapak Gubernur Jawa Barat memenuhi harapan kaum buruh
              untuk  mempertahankan  daya  beli  warga  masyarakat  agar  tidak  jatuh  supaya  pertumbuhan
              ekonomi pada masa pandemi ini cepat pulih," kata dia.
              Atas kegiatan ini, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat di Bandung apabila terganggu
              aktivitasnya. Menurut dia, kegiatan ini semata-mata guna memperjuangkan hak buruh.




                                                           606
   602   603   604   605   606   607   608   609   610   611   612