Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2020
P. 89
Title DAMPAK WABAH CORONA, 970 PERUSAHAAN DI SULSEL PHK DAN RUMAHKAN 12.197
KARYAWAN
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 21 April 2020
Page/URL https://regional.kontan.co.id/news/dampak-wabah-corona-970-perusahaan- di-sulsel-phk-
dan-rumahkan-12197-karyawan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Selatan mencatat, hingga Senin
(20/4/2020), ada 970 perusahaan yang terkena dampak wabah virus corona.
Sejumlah perusahaan itu terpaksa merumahkan dan memutuskan hubungan kerja
12.197 karyawannya. Dari angka tersebut, sebanyak 11.800 karyawan yang
dirumahkan sementara 397 karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Dari tota 11.800 karyawan yang dirumahkan, ada 5.230 yang tetap dibayarkan
upahnya selebihnya dirumahkan tanpa menerima upah dan menunggu panggilan
kerja kembali," kata Kadis Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Selatan,
Darmawan Bintang, Selasa (21/4/2020).
Darmawan mengatakan, karyawan yang dirumahkan paling banyak berasal dari
Kota Makassar dengan angka 7.893 pekerja, kemudian disusul Tana Toraja dengan
1.616 karyawan, lalu Sinjai dengan 839 karyawan.
Karyawan yang paling banyak di-PHK, juga berasal dari Kota Makassar dengan
angka 224 orang lalu disusul Gowa dan Palopo dengan masing-masing 65 dan 64
orang. Untuk mengatasi tingginya angka pekerja yang menganggur tersebut,
Darmawan mengungkapkan sudah ada 11 ribu pekerja diusulkan ke pusat agar bisa
menerima kartu prakerja.
Darmawan juga mengatakan, saat pendaftaran kartu prakerja gelombang pertama,
pihaknya juga membuka posko untuk membantu para karyawan mendaftar secara
online. "Telah kita lakukan salah satunya membuka posko untuk mengakomodasi
atau membantu teman-teman pekerja terutama yang tidak mengetahui
pengetahuan yang cukup terkait dengan IT," ujar Darmawan.
Sampai saat ini, kata Darmawan, belum diketahui berapa pekerja asal Sulsel yang
dinyatakan diterima untuk mengikuti pelatihan kartu prakerja. Yang jelas, sambung
Bintang, sudah ada sekitar 60 orang yang dinyatakan lulus hasil dari pendampingan
yang dilakukan pihaknya saat mendaftar online.
"Jumlah yang pasti dari yang lulus karena 11 ribu sudah kita kirim ke pusat tidak
dapat kami pantau karena hal itu langsung dijalankan oleh Kementrian (Koordinator)
Perekonomian maupun Kemenaker (Kementerian Tenaga Kerja) yang langsung
memberitahukan kepada para pekerja yang mendaftar," ucap Darmawan.
Page 88 of 139.

