Page 213 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 213

Etty Toyyib merupakan PMI yang bekerja di Kota Taif, Arab Saudi. Pada 2001, Etty didakwa
              menjadi penyebab meninggalnya sang majikan, Faisal al-Ghamdi. Etty dituduh meracuni sang
              majikan.

              Dalam  persidangan,  keluarga  majikan  menuntut  hukuman  mati  qisas  dan  pengadilan
              memutuskan  hukuman  mati/qisas.  Hukuman  mati  qishash  berdasarkan  Putusan  Pengadilan
              Umum Thaif No. 75/17/8 tanggal 22/04/1424H (23/06/2003M) yang telah disahkan Mahkamah
              Banding dengan Nomor 307/Kho/2/1 tanggal 17/07/1428 dan telah disetujui Mahkamah Agung
              dengan Nomor 1938/4 tanggal 2/12/1429 H karena membunuh majikannya warga negara Arab
              Saudi, Faisal bin Said Abdullah Al Ghamdi dengan cara diberi racun.

              Mulanya ahli waris majikannya meminta diyat sebesar 30 juta real atau Rp107 miliar agar Etty
              diampuni  dan  tidak dieksekusi.  Namun  setelah  ditawar  dan  dilakukan  berbagai  pendekatan,
              akhirnya ahli warisnya bersedia memaafkan dengan diyat sebesar 4 juta riyal Saudi atau Rp15,2
              miliar.

              Pemerintah  pun  membayar  diyat  kepada  ahli  warisnya.  Pembayaran  tersebut  mendapat
              dukungan penuh dari Lembaga Zakat Infaq dan Sodaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) sebesar
              12,5  miliar  atau  80%  dari  jumlah  diyat  serta  partisipasi  masyarakat  yg  peduli  langsung
              membayar diyat kepada ahli warisnya.




















































                                                           212
   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218