Page 228 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 228

(4/7)  lalu.  Menurut  Ida,  bantuan  tersebut  merupakan  bagian  dari  refocusing  program  di
              Kemnaker.

              "Bantuan  ini  merupakan  bagian  dari  refocusing  program  dan  kegiatan  Kemnaker  dalam
              menanggulangi dampak pandemi COVID-19," jelas Ida dalam keterangannya, Senin (6/7).

              Bantuan yang diberikan tersebut merupakan program BLK Komunitas untuk 10 pesantren, paket
              kegiatan padat karya, paket tugas pembantuan kepada Disnaker Mojokerto, alat pencegahan
              COVID-19 untuk 26 pesantren, paket kegiatan tenaga kerja mandiri, hingga bantuan inkubasi
              bisnis kepada 250 wirausaha.

              "Seluruh program yang ada di Kemnaker kami  orientasikan  untuk membantu teman-teman
              yang ter-PHK dan yang  dirumahkan  ," tuturnya.

              Ia  menyebut,  selama  masa  pandemi  COVID-19,  pemerintah  tidak  hanya  fokus  pada  sektor
              kesehatan saja, tetapi juga memulihkan ekonomi dan memastikan masyarakat mendapat jaring
              pengaman sosial. Khusus untuk BLK Komunitas, Ida menilai, program tersebut ditujukan khusus
              untuk mempercepat kompetensi SDM khususnya di komunitas masyarakat seperti pesantren.

              "Ini salah satu cara kita mendorong peningkatan kompetensi masyarakat kita. Mendorong dari
              yang  low skill  , agar memiliki kompetensi dan masuk pasar kerja atau berwirausaha," ungkap
              Ida.

              Sebenarnya, untuk tahun 2020, Kemnaker menargetkan bisa membangun 2 ribu BLK Komunitas.
              Namun, karena ada pandemi, program ini di-refocusing menjadi hanya seribu BLK Komunitas.

              "Tidak  boleh  satu    rupiah    pun  berkurang  bantuan  itu.  Tidak  boleh  ada  siapa  pun  yang
              mengatasnamakan Kementerian Ketenagakerjaan meminta  fee  atas program ini. Jadi kalau
              ada oknum mengatasnamakan Kementerian Ketenagakerjaan dan motong, bawa ke Polisi, kita
              laporkan sama-sama," pungkasnya.






































                                                           227
   223   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233