Page 230 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 230

Adapun responden yang setuju dengan Kartu Prakerja menilai program itu membantu korban
              pemutusan hubungan kerja (PHK) (46,46 persen), meningkatkan keterampilan (32,07 persen),
              dan melatih warga yang baru mencari kerja (20,33 persen).

              (  )  Lalu, membantu pekerja sementara selama menganggur, membantu warga yang tidak
              berijazah mendapat pekerjaan, membuka lapangan kerja baru serta memudahkan pendataan
              pencari kerja.

              Astriana  mengatakan  salah  satu  pertimbangan  penghentian  program  Kartu  Prakerja  ialah
              rekomendasi  Komisi  Pemberantasan  Korupsi  (KPK).  Khususnya  terkait  pencegahan  korupsi.
              Sementara itu, alasan lain seperti celah korupsi jauh lebih kecil dibandingkan beberapa alasan
              lain.

              "Pemerintah  menyebut  yang  dihentikan  adalah  pelatihan  di  p    latform  digital  sementara
              programnya terus jalan. Responden dari hasil survei nasional LKSP mayoritas menginginkan ada
              pengganti program Kartu Prakerja," papar Astriana.

              Ia mengatakan target program Kartu Prakerja harus jelas. Pemerintah lebih baik memberikan
              bantuan sosial bila ingin memberikan insentif. Namun, untuk meningkatkan  skill  ada pelatihan
              sejenis yang bisa didapat secara gratis.

              Dia  menegaskan  penghentian  mesti  diikuti  perbaikan.  Apalagi,  masalah  muncul  sejak  awal
              pendaftaran.

              "Calon  peserta  daftar  di  bidang  IT  tapi  pertanyaan  diminta  menghitung  jualan  kain.  Jadi
              memang suara publik harus didengar," ujar Astriana.

              (REN).









































                                                           229
   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235