Page 233 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 233
BTPmemiliki reputasi baik di pemerintahan. Petempatan Pak BTP di Pertamina diakui atau tidak
mengangkat citra perusahaan itu," jelasnya.
Di sisi lain, Adisatrya mempersilakan Presiden Jokowi untuk merekrut sejumlah nama bani, baik
yang berlatar belakang pengusaha maupun politik untuk mengisi kursi di Kabinet Indonesia
Maju. "Saya berharap ada menteri dari kalangan pengusaha. Syukurlah, kalau Ketua Umum
Kadin Indonesia dipercayakan untuk mengisi kursi kabinet," imbuhnya.
Patut Dirombak
Sejak dirilisnya video pengarahan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juni 2020,
isu reshuffle menjadi pembicaraan luas masyarakat. Presiden dalam video memang jelas
melontarkan ancaman reshuffle lantaran tidak puas dengan kineija para menterinya.
Sebelumnya. Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia. Piter Abdullah
menilai hampir semua kementerian di sektor ekonomi patut dirombak, kecuali Kementerian
Keuangan. "Hampir semua. Kemarahan Presiden adalah cerminan kemarahan kita semua.
Kecuali Kemenkeu yang saya tahu persis Bu SMI (Sri Mulyani Indrawati) dan jajarannya kerja
keras luar biasa menangani Covid-19," katanya.
Menurutnya, dalam kondisi pandemi dan dibayangi resesi seperti saat ini. figur menteri yang
berani mengambil tindakan sangat dibutuhkan. Karena itu Piter menilai n?shuffle men jadi hal
yang realistis saat ini.
Secara terpisah. Menteri BUMN Erick Thohir enggan berkomentar ketika diminta tanggapannya
mengenai rencana reshuffle kabinet Ia hanya beru jar bahwa tugasnya sebagai pembantu
Presiden adalah kerja, kerja. dan kerja. Apalagi saat ini, bangsa Indonesia sedang menghadapi
ujian berat seiring merebaknya wabah Covid-19.
' Tugas saya masih banyak yang harus diselesaikan. Saya patuh dan menghormati apapun
keputusan Presiden," kata Erick di Jakarta. Jumat (3/7). Senada dengan Erick, Menteri Desa
Abdul Halim Iskandar mengatakan peringatan bakal adanya resluiffle kabinet memicu seluruh
jajaran menteri untuk semakin giat bekerja dan mengintrospeksi diri.
Menteri Sosial Juliari Batubara pun mengaku tidak mempedulikan isu reshuffle kabinet yang kian
santer. Saat ini dirinya memilih untuk tokus menangani bantuan sosial masyarakat terdampak
Covid-19. "Saya menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai reshuffle kabinet kepada Bapak
Presiden. Itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden," ujarnya.
Saat memimpin rapat paripurna Kabinet Indonesia Maju pada 18 Juni 2020 lalu, Jokowi secara
terbuka mengungkapkan tekadnya untuk melakukan perombakan kabinet karena kinerja
sejumlah menteri yang mengecewakan dan tidak tanggap mengatasi masalah krisis Covid-19.
"Langkah apapun yang extraoniinaty akan saya lakukan untuk 267 juta rakyat kita, untuk
negara. Bisa sa ja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle." kata Presiden Jokowi. Sejumlah
nama yang diisukan akan diganti pun merebak.
Mereka antara lain Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker) Ida Fauziah. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan Agus
Suparmanto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menpa-rekraf) Wishnutama Kusubandio,
serta Menteri Desa. Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.
(bn,ant,dtc-64)
232

