Page 67 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 67

Pangkas  Beragam  Aturan,  Hippindo  Dukung  RUU  Cipta  Kerja  Segera  Disahkan    Demikian
              disampaikan ekonom Universitas Padjadjaran (Unpad), Aldrin Herwany. Ia menjelaskan, saat ini
              investasi di Indonesia masih terhambat dengan banyaknya regulasi.

              "Ekonomi kita sudah terpukul akibat pandemik. Banyak aturan dan regulasi tumpang tindih yang
              hambat  investasi  harus  segera  direvisi,"  kata  Aldrin  dalam  keterangan  pers  yang  diterima
              redaksi, Senin (6/7).

              Aldrin mengatakan, saat ini banyak investor yang sedang mencari peluang dan tempat aman
              untuk  berinvestasi.  Investor  tentu  ingin  menanamkan  modalnya  di  negara  yang  regulasinya
              ramah terhadap investasi.

              Namun sayang, dibanding negara tetangga di kawasan Asean, Indonesia termasuk negara yang
              paling tidak kompetitif dalam perkara investasi. Hal ini didukung dengan data Bank Dunia yang
              menyebut Indonesia berada di peringkat 73 terkait skor kemudahan bisnisnya.

              Pelibatan Ormas Islam Dalam Sertifikasi Halal Bisa Mengakomodasi Usaha Kecil  Oleh karenanya,
              ia berpandangan kondisi tersebut bisa diperbaiki melalui pengesahan RUU Cipta Kerja. Payung
              hukum omnibus law yang bersifat sapu jagat diyakini bisa memangkas tumpang tindih regulasi
              yang merugikan.

              "Kalau RUU Cipta Kerja disahkan sekarang, saya yakin investor akan lari ke kita. Lapangan kerja
              terbuka dan tingginya angka pengangguran akibat pandemik covid-19 ada solusinya," demikian
              Aldrin.

              EDITOR:  DIKI TRIANTO    Tag:  RUU CIPTA KERJA  OMNIBUS LAW  INVESTASI.











































                                                           66
   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72