Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 68

Judul               Bebas dari Hukuman Mati setelah Bayar Rp 15,2 M
                 Nama Media          Jawa Pos

                 Newstrend           Kepulangan PMI Etty
                 Halaman/URL         Pg16
                 Jurnalis            ONI
                 Tanggal             2020-07-07 04:25:00
                 Ukuran              186x132mmk
                 Warna               Hitam/Putih
                 AD Value            Rp 53.940.000
                 News Value          Rp 161.820.000
                 Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                 Layanan             Korporasi
                 Sentimen            Positif

              Narasumber

              positive  -  Jazilul  Fawaid  (wakil  ketua  umum  PKB)  Ketua  Umum  DPP  PKB  Caklmin  yang
              memprakarsai penggalangan dana bersama Lazisnu berkontribusi cukup besar
              Ringkasan


              Senyum  Ety  binti  Toyyib  terus  mengembang  setelah  masuk  VIP  Room  Terminal  3  Bandara
              Soekamo-Hattakemarin(6/7).  Kegembiraan  itu  dia  rasakan  setelah  dinyatakan  bebas  dari
              hukuman mati. Kebebasan tersebut dia terima setelah membayar diyat atau uang darah Rp 15,2
              miliar kepada keluarga majikannya di Arab Saudi. Kedatangan Ety disambut Wakil Ketua MPR
              dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sekitar pukul 16.30.
              Ety sangat bersyukur bisa bebas dari hukuman mati. Namun, sebelum bebas, perempuan asal
              Majalengka itu mendekam di penjara Riyadh, Arab Saudi, selama 18 tahun.



              BEBAS DARI HUKUMAN MATI SETELAH BAYAR RP 15,2 M

              Senyum  Ety  binti  Toyyib  terus  mengembang  setelah  masuk  VIP  Room  Terminal  3  Bandara
              Soekamo-Hattakemarin(6/7).  Kegembiraan  itu  dia  rasakan  setelah  dinyatakan  bebas  dari
              hukuman mati. Kebebasan tersebut dia terima setelah membayar diyat atau uang darah Rp 15,2
              miliar kepada keluarga majikannya di Arab Saudi.

              Kedatangan  Ety  disambut  Wakil  Ketua  MPR  dari  Fraksi  PKB  Jazilul  Fawaid  dan  Menteri
              Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  sekitar  pukul  16.30.  Ety  sangat  bersyukur  bisa  bebas  dari
              hukuman mati. Namun, sebelum bebas, perempuan asal Majalengka itu mendekam di penjara
              Riyadh, Arab Saudi, selama 18 tahun.

              Hidup Ety lebih banyak dihabiskan di penjara karena dia hanya bekerja selama 1 tahun 8 bulan.
              Setelah itu dia dituduh membunuh majikannya. Dia menegaskan tidak bersalah Ety tidak pernah
              melakukan pembunuhan tersebut. Namun, dia hanya bisa pasrah dengan putusan pengadilan.

              Etyberterimakasih kepada semua pihaky ang membantu. Khu -susnya kepada PKB dan Lembaga
              Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh NahdlatulUlama (Lazisnu) yang telah menghimpun dana untuk
              membayar diyat. Jazilul mengatakan, Ety harus melalui jalan berliku sebelum dinyatakan bebas.
              Partainya bersama Lazisnu berupaya menggalang donasi untuk membayar diyat.


                                                           67
   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73