Page 129 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 129
Indonesia, kata dia, juga menyediakan program insentif pajak, relaksasi pembayaran
pinjaman/kredit, dan dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan relaksasi iuran jaminan
sosial ketenagakerjaan untuk meringankan sekitar 56 juta pekerja sektor formal.
Menaker juga menegaskan pemerintah Indonesia menyiapkan jaring pengaman sosial bagi
pekerja sektor informal dengan memberikan bantuan sosial kepada 70,5 juta pekerja sektor
tersebut yang masuk dalam kategori prasejahtera dan rentan.
Dalam sektor tenaga kerja, pemerintah memprioritaskan insentif pelatihan melalui program
Kartu Prakerja untuk korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah menargetkan 3,5-
5,6 juta penerima manfaat insentif pelatihan pada tahun ini, dengan sejauh ini sudah terealisasi
680 ribu penerima manfaat didominasi korban PHK.
"Mengingat pandemi, seluruh pelatihan dilakukan dengan metoda online. Dalam jangka waktu
dekat akan diselenggarakan pelatihan keterampilan vokasi dengan metode blended (online
dan offline) menyesuaikan kondisi penyebaran COVID-19 di suatu wilayah," kata Menaker Ida.
Selain itu, kata dia, pemerintah memperbanyak program perluasan kesempatan kerja seperti
padat karya tunai, padat karya produktif, terapan Teknologi Tepat Guna (TTG), Tenaga Kerja
Mandiri (TKM), dan kewirausahaan untuk mendorong penyerapan tenaga kerja.
Tidak lupa juga, kata Menaker, pemerintah akan memberikan perlindungan terhadap pekerja
Indonesia (PMI) baik yang sudah kembali ke Indonesia maupun yang masih berada di luar
negeri. Jelang masa normal baru, pemerintah menyediakan pedoman bagi perusahaan dan
pekerja untuk memberikan perlindungan kepada karyawan dan keberlangsungan usaha.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta Editor: Muhammad Yusuf COPYRIGHT (c)2020 .
128

