Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 133

KEMENAKER SEBUT KEDATANGAN 500 TKA CHINA SEBAGAI INVESTASI

              Jakarta -  Kementerian Ketenagakerjaan (  Kemenaker  ) menyatakan keputusan mendatangkan
              500 tenaga kerja asing (  TKA  ) asal  China  merupakan investasi demi menciptakan peluang
              kerja baru.

              Direktur Jenderal (Ditjen) Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan
              Kerja (PKK) Kemnaker Aris Wahyudi menyebut TKA yang didatangkan dari China untuk PT Virtue
              Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Stell (OSS) hanya memiliki izin kerja
              selama 6 bulan khusus untuk membangun 33 tungku  smelter  di kedua perusahaan tersebut.

              "Sebetulnya kedatangan TKA ini menciptakan peluang kerja baru, penggunaan tenaga kerja
              asing itu penting sebagai investasi. Memang tidak dinikmati saat ini, mereka termasuk tenaga
              pendamping dan Indonesia mendapatkan manfaat lebih besar misalnya keterampilan, ilmu, dan
              aktivitas ekonomi," ucapnya kepada  CNNIndonesia.com  pada Kamis (2/7).

              Ia  juga  menegaskan  setelah  6  bulan  masa  bekerja  berakhir,  pemerintah  tidak  akan
              memperpanjang masa kerja dan posisi mereka akan diisi oleh pekerja lokal daerah perusahaan
              berdiri.  Oleh  karena  itu,  ia  menekankan  pentingnya  proses  transisi  dan  transfer  ilmu  agar
              pekerja lokal dapat menduduki posisi tersebut.

              Kedatangan 500 pekerja asal China, lanjut Aris, juga didasari oleh efisiensi kerja. Pasalnya,
              mesin yang digunakan merupakan mesin impor Negeri Tirai Bambu sehingga mereka diperlukan
              dalam proses pemasangan, penyetelan dan pengujian instalasi listrik (  commissioning test  ).

              "Mereka (PT VDNI dan OSS) sedang memasang mesin produksi/  smelter  pemurnian biji nikel,
              bukan mesin kecil itu. Mesin besar kan harus terhubung, disetel,  commissioning  , dihubungkan
              menjadi satu sistem. Itulah diperlukan tenaga asing karena mesinnya dari sana," terangnya.

              Ia juga menyatakan kedua perusahaan tersebut mengirimkan sebanyak 120 WNI ke China untuk
              belajar  mengoperasikan  mesin-mesin  dari  China.  Sebab,  dari  kacamata  pengusaha  pun,
              menurutnya, akan lebih murah mempekerjakan pekerja lokal.

              Per bulannya, setiap TKA harus membayarkan kompensasi kepada pemerintah sebesar US$100
              yang ditanggung oleh perusahaan pengguna (  user  ) sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak
              (PNBP).

              Kemenaker mencatat, per 2 Juli 2020, PNBP yang berasal dari retribusi penggunaan TKA sebesar
              Rp406 miliar. Sementara untuk 2019, PNBP penggunaan TKA tercatat senilai Rp1,56 triliun.

              "Lebih  mahal  kalau  mendatangkan  dari  Tiongkok.  Mereka  harus  diongkosi,  penginapan  dan
              dormitorinya juga ditanggung oleh pengguna," tuturnya.

              Sebagai informasi, ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi dan kampus di Kendari, Sulawesi
              Tenggara menggelar demonstrasi menolak kedatangan TKA asal China yang akan dipekerjakan
              PT VDNI dan PT OSS.

              "Mereka ini bukan ahli. Untuk itu, kami mendesak agar pemerintah membuka ke publik soal
              legalitas  TKA  China  ini,"  kata  Ketua  Himpunan  Mahasiswa  Islam  (HMI)  Cabang  Kendari
              Zulkarnain dalam orasinya.

              (wel/sfr).





                                                           132
   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138