Page 138 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 138

Merujuk Perpres tentang Pengadaan Barang dan Jasa, prinsip pengadaan semestinya efisien,
              efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel.

              "Patut diduga pemilihan platform digital ini maladministrasi karena tidak sesuai dengan prinsip
              pengadaan barang/jasa," ujar Wana.

              Ia  juga  menyinggung  potensi  konflik  kepentingan  platform  digital.  Dari  850  pelatihan  yang
              diidentifikasi,  137  di  antaranya  merupakan  milik  lembaga  pelatihan  yang  juga  merangkap
              sebagai platform digital.

              Wana  menyebut  dugaan  ini  juga  masuk  dalam  kajian  Komisi  Pemberantasan  Korupsi  (KPK)
              terkait potensi konflik kepentingan platform digital yang sekaligus menjadi lembaga pelatihan.

              Untuk itu, pihaknya meminta Ombdusman memeriksa dugaan maladministrasi pada program
              Kartu Prakerja dan mengeluarkan rekomendasi untuk menghentikan program tersebut.

              "ICW menuntut agar Ombudsman mengeluarkan rekomendasi untuk menghentikan program
              Kartu Prakerja karena indikasi maladministrasi sejak proses perencanaan," katanya.


              Pemerintah  meluncurkan  program  Kartu  Prakerja  pada  Jum`at  (20/3).  Program  tersebut
              berdasarkan  Peraturan  Presiden  Republik  Indonesia  Nomor  36  Tahun  2020  Tentang
              Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja  Selain diperuntukkan untuk
              para pencari kerja, program yang merupakan janji kampanye Jokowi itu juga ditujukan untuk
              para  pekerja  yang  menjadi  korban  Pemutusan  Hubungan  Kerja  (PHK)  akibat  pandemi  virus
              corona.

              Lewat program ini, Pemerintah menganggarkan Rp20 triliun. Anggaran ini naik dua kali lipat
              dari yang sudah direncanakan sebelumnya yakni Rp10 triliun.

              Dalam  melaksanakan  program  tersebut, pemerintah  bekerja  sama  dengan  delapan platform
              digital guna melatih peserta yang terpilih. Delapan platform itu adalah Bukalapak, Tokopedia,
              Mau Belajar Apa, Ruang Guru, Pijar Mahir, Pintaria, Sekolahmu, dan  prakerja.kemnaker.go.id
              .

              KPK telah membuat kajian atas pelaksanaan program yang merupakan janji kampanye Jokowi
              pada Pilpres 2019. Lembaga antirasuah itu juga sudah mengirim hasil kajian tersebut kepada
              Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto pada 2 Juni 2020.

              Beberapa temuan KPK terkait program Kartu Prakerja antara lain sekitar 9 juta calon peserta
              yang mendaftar bukan yang disasar oleh program ini. Kerja sama dengan delapan platform
              digital tak melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.

              Selain itu terdapat konflik kepentingan pada lima platform digital dengan lembaga penyedia
              pelatihan, yaitu pada 250 pelatihan dari 1.895 pelatihan yang tersedia.

              Selanjutnya,  materi  pelatihan  tak  dilakukan  dengan  kompetensi  yang  memadai.  Hanya  24
              persen dari 1.895 pelatihan yang laik dikategorikan sebagai pelatihan. Dari jumlah itu hanya 55
              persen yang laik diberikan dengan metode daring.
              Atas  beberapa  temuan  itu,  KPK  merekomendasikan  pelatihan  Kartu  Prakerja  gelombang
              keempat ditunda sementara sambil dilakukan evaluasi dari gelombang sebelumnya. Selain itu,
              lembaga antikorupsi mengusulkan agar program tersebut kembali berada di bawah Kementerian
              Ketenagakerjaan.






                                                           137
   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143