Page 136 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 136
Judul ICW Ungkap 6 Dugaan Maladministrasi Kartu Prakerja yang Habiskan
Anggaran 20 Triliun
Nama Media law-justice.co
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://www.law-justice.co/artikel/88822/icw-ungkap-6-dugaan-
maladministrasi-kartu-prakerja-yang-habiskan-anggaran-20-triliun/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-02 17:24:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Wana Alamsyah (peneliti ICW) Kami menduga ada setidaknya enam pelanggaran
dugaan maladministrasi dalam Kartu Prakerja
neutral - Wana Alamsyah (peneliti ICW) Patut diduga perjanjian kerja sama itu bentuk
maladministrasi karena dasar hukum teknis yang mengatur perjanjian kerja sama belum ada
neutral - Wana Alamsyah (peneliti ICW) Sehingga mekanisme pemilihan platform digital sudah
seharusnya menggunakan skema yang diatur dalam Perpres, tapi pemerintah tidak
menggunakan mekanisme tersebut
positive - Wana Alamsyah (peneliti ICW) Ada gap waktu antara manajemen pelaksana dengan
platform digital tidak melakukan kurasi dengan baik
positive - Wana Alamsyah (peneliti ICW) Dengan menempatkan Kemenko Perekonomian
sebagai pelaksana teknis program Kartu Prakerja, timbul konflik internal karena fungsi
pengawasan dan pelaksanaannya menyatu di satu kementerian
negative - Wana Alamsyah (peneliti ICW) Patut diduga pemilihan platform digital ini
maladministrasi karena tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang/jasa
negative - Wana Alamsyah (peneliti ICW) ICW menuntut agar Ombudsman mengeluarkan
rekomendasi untuk menghentikan program Kartu Prakerja karena indikasi maladministrasi sejak
proses perencanaan
Ringkasan
Ilustrasi Kartu Prakerja. (Warta Kota) Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan dugaan
maladministrasi program Kartu Prakerja ke Ombudsman RI. Terdapat sejumlah potensi
pelanggaran dalam program Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
135

