Page 18 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 18
masing-masing satu paket, yakni mengelas, pembuatan kue, administrasi perkantoran, dan
otomotif sepeda motor.
Setahun ada lima tahap pelatihan dengan peserta berganti setiap tahap. Pada tahap III ini,
menurut Susilowati, jumlah peminat luar biasa, berlipat-lipat dibandingkan sebelumnya. Jumlah
peminat kali ini paling tinggi selama BLK Kabupaten Boyolali menyelenggarakan aneka paket
pelatihan keterampilan.
"Biasanya rata-rata satu paket hanya ada 30 orang peminat," ujar dia, Kamis (2/7). Jumlah
peminat mata keterampilan menjahit paling banyak, yakni 400 orang. Peminat keterampilan
mengelas 100 orang, pembuatan kue 120 orang, administrasi perkantoran 160 orang, dan
otomotif sepeda motor 65 orang.
Para peminat ini diseleksi untuk memperebutkan 16 kursi yang disediakan BLK untuk masing-
masing paket. Terkait banyaknya peminat tersebut, BLK melakukan seleksi secara bertahap.
Pada Kamis (2/7) dilakukan seleksi untuk peserta mata keterampilan menjahit. Seleksi untuk
mata keterampilan lainnya diadakan pada Senin (6/7).
"Pagi tadi [Kamis kemarin] seleksi peserta keterampilan menjahit yang datang 300 orang.
Seleksi kami bagi menjadi dua sesi, pukul 08.00 WIB dan pukul 10.00 WIB, untuk menghindari
kerumunan," kata dia.
Setelah lolos seleksi mereka akan mengikuti pelatihan selama 30 hari efektif di Gedung BLK
Kabupaten Boyolali yang berlokasi di wilayah Desa/Kecamatan Teras. Peserta mendapatkan
fasilitas gratis modul, seragam, pakaian olahraga, dan uang makan senilai Rp25.000 per hari.
Para peminat pendidikan keterampilan ini berasal dari berbagai latar belakang seperti pekerja
yang kena pemutusan hubungan kerja, lulusan baru SMA/SMK, dan ibu rumah tangga.
Keterampilan yang diperoleh peserta bisa digunakan untuk mencari pekerjaan atau
berwirausaha. tAkhimd Ludiyanto)
caption:
Peserta seleksi perekrutan pelatihan kerja di Gedung Balai Latihan Kerja Boyolali di Desa/
Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/7), mengerjakan soal ujian.
17

