Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 21
Peningkatan pencari kerja itu terlihat dari pendaftar yang mengakses "Bandung Integrated
Manpower Management Application" (BIMMA). Aplikasi Disnaker tersebut mewajikan data dan
informasi seputar ketenagakerjaan, termasuk lowongan pekerjaan. Menurut Kepala Bidang
Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bandung, Marsana, mulai pertengahan Juni, jumlah
pencari kerja bisa mencapai puluhan orang setiap harinya. Meningkat dibandingkan pada Maret-
April yang rata-rata di bawrah lima orang setiap harinya.
"Sehari ada 25 sampai 30 orang (pendaftar). Kita fasilitasi secara online melalui aplikasi BIMMA,"
ujar dia di Balai Kota Bandung, Kamis (2/7).
Menurut Marsana, saat ini tersedia kurang lebih 4.000 lowongan kerja di sejumlah perusahaan,
dengan sekitar 276 jenis pekerjaan. Ia menilai, pembukaan lowrongan pekerjaan tersebut dipicu
mulai beroperasinya perusahaan di masa AKB. Ia mengharapkan seluruh knvongan pekerjaan
tersebut dapat terisi oleh pencari kerja asal Kota Bandung."Semoga bisa menyerap tenaga kerja
dan menormalkan Kota Bandung kembali pasca-PSBB," ujar dia.
Sejak terjadinya pandemi Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB),
dilaporkan ada total ribuan pekerja di wilayah Kota Bandung yang dirumahkan ataupun terkena
pemutusan hubungan kerja (PHK). Berdasarkan laporan yang diterima Disnaker, setidaknya ada
sekitar 5.804 pekerja yangdirumahkan dan 3.396 pekerja yang mengalami PHK.
Menurut Kepala Disnaker Kota Bandung Arief Syaifudin, sejumlah pekerja yang sempat
dirumahkan sudah mulai kembali dipekerjakan memasuki masa AKB ini. Seperti di sektor
perhotelan, restoran dan industri manufaktur. Namun, ia masih belum mendapatkan data pasti
pekerja yang sempat dirumahkan dan kembali bekerja ini
"Sampai sekarang belum terdata jumlahnya. Memang masih relatif kecil karena ketika mereka
(perusahaan) membuka kembali harus mempersiapkan kondisi kantor atau perusahaannya.
Tapi, sudah mulai menggeliat," ujar Arief.
Disnaker mencatat ada sekitar 400 perusahaan manufaktur di Kota Bandung yang mengajukan
izin kembali beroperasi. Menurut Marsana, petugas dinasnya sudah melakukan pemantauan ke
sejumlah perusahaan untuk melihat kasiapan penerapan protokol kesehatan pencegahan
penyebaran Covid-19. "Kita kunjungi ke sekitar 30 perusahan dan sebagian besar laksanakan
protokol Covid-19. Operasional memang cukup besar dan ini membuat perusahaan membatasi
produksi," kata dia.
Kesempatan magang ke Jepang. Pemerintah Kota Bandung membuka kesempatan bagi lulusan
keperawratan dan kebidanan untuk magang di rumah sakit wilayah Toyota, Jepang. Untuk bisa
mendapatkan kasempatan itu, pendaftar terpilih akan menjalani pelatihan terlebih dulu selama
sekitar lima bulan dan kemudian diseleksi lagi. Arief mengatakan, pendaftaran untuk pelatihan
sementara ini terbuka bagi perempuan warga Kota Bandung dengan usia maksimal 29 tahun,
serta pendidikan terakhir D3 Keperawratan atau Kebidanan. "Mau daftar ke dinas ataupun
online. Kuota 80 orang, dibuka dari 15 Juni sampai 4 Juli," ujar dia.
Sejauh ini, menurut Arief, peserta yang sudah terdaftar mencapai 40 orang. Jika lolos, kata dia,
peserta magang akan ditempatkan di rumah sakit untuk warga lanjut usia (lansia) di Toyota,
Jepang. Menurut dia, peserta magang ini bisa mendapatkan gaji sekitar 17 juta per bulan. Kalau
lembur, kata dia, bisa sampai Rp 23 juta. "Kita sudah melakukan kerja sama dengan Toyota
City, kita akan tempatkan di sana," kata dia.
antara ed:irfan fitrat
MUHAMMAD FAUZI RIDWAN
20

