Page 42 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 42

neutral - Irfan Setiaputra (Direktur Utama Garuda Indonesia) Untuk Garuda sendiri, pendapatan
              turun hampir di level 90%, jadi tinggal 10%. Pesawat kamigro-unded 70% dari total pesawat
              dan rata-rata load factor di bawah 50%



              Ringkasan
              jAKARTA - Grup Lion Air mengumumkan pemangkasan karyawan, baik tenaga kerja Indonesia
              maupun  asing  (expatriate)  dengan  metode  pengurangan  berdasarkan  masa  kontrak  kerja
              berakhir dan tidak diperpanjang.

              Holding  usaha  yang  menaungi  maskapai  Lion  Air,  Wings  Air,  Batik  Air,  dan  anggota  afiliasi
              lainnya  tersebut  menyatakan  tengah  berada  di  masa  sulit  dan  menantang,  serta  penuh
              ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.



              GRUP LION UMUMKAN PEMANGKASAN KARYAWAN

              jAKARTA - Grup Lion Air mengumumkan pemangkasan karyawan, baik tenaga kerja Indonesia
              maupun  asing  (expatriate)  dengan  metode  pengurangan  berdasarkan  masa  kontrak  kerja
              berakhir dan tidak diperpanjang.

              Holding  usaha  yang  menaungi  maskapai  Lion  Air,  Wings  Air,  Batik  Air,  dan  anggota  afiliasi
              lainnya  tersebut  menyatakan  tengah  berada  di  masa  sulit  dan  menantang,  serta  penuh
              ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.

              "Keputusan  berat  tersebut  diambil  dengan  tujuan  utama  sebagai  strategi  untuk
              mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi
              perusahaan,  mengurangi  pengeluaran,  dan  merestrukturisasi  organisasi  di  tengah  kondisi
              operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi Covid-19," kata
              Corporate  Communications  Strategic  Grup  Lion  Air  Danang  Mandala  Prihantoro  dalam
              pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (2/7).
              Dalam tindakan proaktif berdasarkan mitigasi guna menjaga kelangsungan dimaksud, Danang
              menjelaskan  bahwa  kondisi  pendapatan  Grup  Lion  Air  sangat  minimal,  karena  teijadi
              pembatasan  perjalanan  dan  penghentian  sementara  operasional  penerbangan.  Sejak  mulai
              beroperasi  kembali  yang  dijalankan  secara  bertahap,  Grup  Lion  Air  rata-rata  hanya
              mengoperasikan  10-15%  dari  kapasitas  normal  sebelumnya  yakni  rata-rata  1.400-1.600
              penerbangan per hari.

              "Tahun ini, pandemi Covid-19 menjadikan industri penerbangan mati suri atau tidak beroperasi
              normal  di  jaringan  domestik  dan  internasional.  Sementara  itu,  bia-ya-biaya  yang  harus
              ditanggung tanpa beroperasi masih cukup besar, sehingga menimbulkan kesulitan yang sangat
              berat," papar Danang.

              Lebih  lanjut,  Grup  Lion  Air  menyatakan  telah  melakukan  pembicaraan  bersama  mitra-mitra
              usaha serta melakukan pemotongan penghasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan
              nilai  persentase  bervariasi,  semakin  besar  penghasilan  semakin  besar  nilai  nominal
              potongannya.

              "Kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterapkan tahun ini pada Maret,
              April, Mei, Juni sampai waktu yang belum ditentukan (pemberitahuan lebih lanjut/tffttf/further
              notice)," ujar Danang.


                                                           41
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47