Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 50

positive - Abdul Malik Faisal (Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Sulsel)
              Perlu skema-skema khusus untuk mendukung para pelaku UMKM agar tetap dapat bertahan
              menghadapi situasi pandemi yang sulit ini



              Ringkasan
              Angka pengangguran dan keluarga miskin di Provinsi Sulawesi Selatan meningkat selama masa
              pandemi Covid-19. Meskipun sudah ada pelonggaran kegiatan sosial, tetapi masih ada ancaman
              pemutusan hubungan kerja.

              Jumlah  kasus  terkonfirmasi  positif  Covid-19  Sumsel  menduduki  posisi  ketiga  tertinggi  di
              Indonesia dengan angka yang melampaui 5.000 kasus per 1 Juli 2020. Setali tiga uang, provinsi
              ini juga mencatatkan laju pemutusan hubungan kerja yang signifikan.



              SULSEL HINDARI GELOMBANG KEDUA PHK

              Angka pengangguran dan keluarga miskin di Provinsi Sulawesi Selatan meningkat selama masa
              pandemi Covid-19. Meskipun sudah ada pelonggaran kegiatan sosial, tetapi masih ada ancaman
              pemutusan hubungan kerja.

              Jumlah  kasus  terkonfirmasi  positif  Covid-19  Sumsel  menduduki  posisi  ketiga  tertinggi  di
              Indonesia dengan angka yang melampaui 5.000 kasus per 1 Juli 2020. Setali tiga uang, provinsi
              ini juga mencatatkan laju pemutusan hubungan kerja yang signifikan.

              Berdasarkan catatan Pemerintah Provinsi Sulsel per awal Juni 2020, sebanyak 1.171 perusahaan
              terimbas pandemi dan sedikitnya 15.000 karyawan harus dirumahkan.

              Dari total karyawan yang dirumahkan tersebut, Kota Makassar sebagai pusat perekonomian
              Sulsel mencatatkan jumlah terbanyak yakni 9.000 orang dirumahkan.

              Angka kemiskinan Kota Makassar juga tercatat mengalami peningkatan yang cukup signifikan
              selama masa pandemi. Salah satu pemicu utamanya adanya pemutusan hubungan kerja (PHK)
              akibat aktivitas perekonomian yang terhambat.
              "Jumlah kasus kemiskinan di Makassar mengalami peningkatan hingga 7% dari sekitar 4,4%.
              Artinya,  ada  peningkatan  3  %  dari  sebelumnya,"  jelas  Kepala  Dinas  Sosial  Kota  Makassar
              Mukhtar T^hir.

              Selama  masa  pandemi  Covid-19,  jelas  Mukhtar,  angka  kemiskinan  di  Makassar  mencapai
              154.632 rumah tangga.

              Berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial, sebelum ada pandemi tercactat 82.326 rumah
              tangga miskin. Hal itu berarti terjadi penambahan sekitar 72.306 keluarga miskin di Makassar.

              Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  Provinsi  Sulsel  Darmawan  Bintang  mengatakan  bahwa  pihaknya
              terus berdialog dengan pengusaha agar pemutusan hubungan kerja yang masih terus terjadi
              mampu ditekan.

              "Intinya, kami memberikan opsi-opsi masukan mengenai skema kerja agar para tenaga kerja
              ini bisa tetap dipertahankan, antara lain dengan pengurangan gaji secara merata selama masa
              pandemi, bukan dengan pemangkasan pada tenaga kerjanya," ujar Darmawan kepada Bisnis,
              Kamis (2/7).


                                                           49
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55