Page 66 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 66
pengangguran ini dipercepat pelaksanaannya untuk mengurangi dampak ekonomi dari wabah
virus corona atau Covid-19.
Kartu Prakerja sendiri merupakan salah satu janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi)
saat Pilpres 2019. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjanjikan pengangguran bisa
mendapatkan insentif dan diberikan pelatihan secara gratis bersertifikat.
Dalam program Kartu Prakerja 2020, pemerintah memberikan biaya sebesar Rp 3.550.000 untuk
membayar biaya pelatihan (kursus) dan insentif bagi pesertanya.
Dana tersebut akan ditransfer lewat rekening atau dompet digital (e-wallet). Pagu untuk
membayar pelatihan ditetapkan sebesar Rp 1.000.000.
Sementara untuk insentif, terdiri dari dua bagian yakni insentif pasca-penuntasan pelatihan
pertama sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan (Rp 2.400.000). Lalu insentif pasca-
pengisian survei evaluasi sebesar Rp 50.000 per survei untuk 3 kali survei (Rp 150.000).
Peserta dapat mengambil pelatihan selanjutnya apabila sudah menuntaskan pelatihan yang
pertama.
Dari beberapa pelatihan yang disediakan, salah satunya yakni paket pelatihan ojek online (ojol).
Dalam keterangannya, paket pelatihan Kartu Prakerja secara online tersebut bisa diselesaikan
dalam satu hari saja yang terbagi dalam 6 kelas.
Dengan membayar harga paket Rp 1.000.000 tersebut, peserta pelatihan online Kartu Prakerja
akan menerima 6 materi antara lain Perencanaan Keuangan untuk Pekerja Harian Lepas (Rp
100.000), Customer Service: Menguasai Teknik Pelayanan Terbaik (Rp 200.000).
Kemudian materi Percakapan Bahasa Inggris Dasar dengan Konsumen (Rp 100.000), Teknik
Mengelola Stress Agar Kerja Tetap Produktif (Rp 200.000), Manajemen Waktu Agar Lebih
Produktif (Rp 200.000), Tenang di Hari Tua, Siapkan Dana Pensiun dari Sekarang (Rp 200.000).
Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan 5,6 juta peserta bisa menerima menfaat dari Kartu
Prakerja, dengan anggaran sebesar Rp 20 triliun.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat memaparkan terdapat 9,4 juta
orang yang mendaftar program Kartu Prakerja melalui laman prakerja.go.id di awal program.
Sementara untuk jumlah peserta yang lolos gelombang Kartu Prakerja 1 dan 2 tercatat mencapai
456.265 orang.
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 3 juga sudah dibuka, dan kini menunggu pembukaan
pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 4.
Setiap minggunya, mulai dari 11 April 2020 sampai minggu keempat November 2020, akan
dibuka kuota untuk sekitar 164.000 peserta. Pendaftaran Kartu Prakerja dapat dilakukan setiap
saat, dalam 24 jam selama tujuh hari dalam seminggu.
Kabar soal ini berawal dari beredarnya surat pemerintah menyetop program paket pelatihan di
kartu prakerja. Keputusan ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana
Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam surat yang ditujukan kepada mitra
penyedia layanan yang menyediakan paket pelatihan di program tersebut.
"Manajemen pelaksana memutuskan untuk menghentikan seluruh transaksi dan penjualan
paket pelatihan yang ditawarkan oleh mitra platform digital agar pelaksanaan program kartu
prakerja dapat dilakukan sesuai dengan aturan perundang-undangan," kata Denni dalam surat
pemberitahuan, Rabu (1/7/2020).
65

