Page 92 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 JULI 2019
P. 92
Dia mengatakan kebutuhan banyak tenaga kerja terampil. Pada 2030 Indonesia
berpeluang menjadi ekonomi nomor 7 di dunia dengan syarat harus dapat mencetak
113 juta tenaga terampil.
Pada 2015, Indonesia berada di posisi nomor 16 ekonomi terbesar, di mana saat itu
Indonesia dengan 57 juta tenaga terampil, maka tiap tahun tentu harus mencetak
3,7 juta tenaga terampil untuk mengejar produksi tenaga kerja yang dibutuhkan ke
depan.
"Yang masuk BLK siapapun di mana pun boleh umur berapa pun boleh, tidak ada
syarat pendidikan dan usia," tuturnya.
Indonesia butuh 3,7 juta tenaga terampil tiap tahun. Untuk itu, seluruh komponen
negara dan masyarakat harus keroyokan menciptakan tenaga kerja terampil.
Pelatihan kejuruan menyesuaikan kebutuhan pasar terkini. Masyarakat dapat
berlatih untuk berbagai keterampilan antara lain animator, youtuber dan web
developer.
Kementerian Ketenagakerjaan juga menggandeng lembaga internasional.umtuk
sertifikasi internasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Page 91 of 104.

