Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 JULI 2019
P. 88

Menteri mengakui, wacana revisi undang-undang ketenagakerjaan sudah berkali-kali
               mengemuka. Menurut Hanif, sudah 30 kali draft berbagai pihak, mulai dari buruh,
               aktivis, hingga pengusaha. Ibarat rumah sudah campur aduk desainnya. Contoh,
               akan membangun rumah joglo, namun masukan desain China, Eropa, dan arsitektur
               lainnya masuk.

               Jadi, draftnya menjadi tidak lagi relevan lagi. Makanya disebut bolong-bolong.
               "Untuk itu kami membahas kembali undang-undang ketenagakerjaan ini dengan
               pihak-pihak terkait. Seperti serikat pekerja, kalangan industri, dan akademisi,"

               jelasnya.

               Sehingga nantinya desainnya desain bagus dan bisa membuat win-win solution bagi
               semua pihak.




























































                                                       Page 87 of 104.
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93