Page 163 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 163

Judul              DPD: Alokasi khusus untuk UMKM penting tercantum dalam RUU Cipta
                                    Kerja
                 Nama Media         antaranews.com
                 Newstrend          Omnibus Law
                 Halaman/URL        https://www.antaranews.com/berita/1536128/dpd-alokasi-khusus-
                                    untuk-umkm-penting-tercantum-dalam-ruu-cipta-kerja
                 Jurnalis           Budi Suyanto
                 Tanggal            2020-06-05 14:51:00
                 Ukuran             0
                 Warna              Halaman Warna
                 AD Value           Rp 17.500.000
                 News Value         Rp 52.500.000
                 Kategori           Dirjen PHI & Jamsos

                 Layanan            Korpo
                 Sentimen           positive

              Ringkasan

              DPD RI meminta pemerintah untuk dapat memberikan jaminan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan
              Menengah (UMKM) agar mendapatkan ruang berusaha, termasuk memberikan alokasi khusus
              dari APBN (mandatory spending) untuk mendukung pembinaan dan pemberdayaan UMKM.


              DPD: ALOKASI KHUSUS UNTUK UMKM PENTING TERCANTUM DALAM RUU CIPTA
              KERJA

              Jakarta - DPD RI meminta pemerintah untuk dapat memberikan jaminan kepada Usaha Mikro,
              Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mendapatkan ruang berusaha, termasuk memberikan alokasi
              khusus  dari  APBN  (mandatory  spending)  untuk  mendukung  pembinaan  dan  pemberdayaan
              UMKM.

              "Salah  satu  cara  agar  UMKM  mendapatkan  jaminan  dalam  ruang  usaha  adalah  melalui
              mandatory spending. Pemerintah perlu memberikan mandatory spending untuk pembinaan dan
              pemberdayaan  UMKM  sebagaimana  mandatory  spending  yang  ditetapkan  untuk  bidang
              kesehatan  dan  pendidikan,"  kata  Wakil  Ketua  Komite  IV  DPD  RI  Novita  Anakotta  lewat
              keterangan resmi diterima di Jakarta, Jumat.
              Novita menyampaikan hal itu saat menghadiri pembahasan secara tripartit dengan DPR RI dan
              pemerintah terkait Daftar Inventaris Masalah (DIM) dari RUU Cipta Kerja  Novita, yang mewakili
              DPD pada pembahasan tersebut, meminta mandatory spending yang merupakan alokasi khusus
              dari APBN untuk mendukung pembinaan dan pemberdayaan UMKM, dapat dinormakan ke dalam
              RUU Cipta Kerja yang diusulkan pemerintah.

              Menurut dia dengan adanya mandatory spending ini, UMKM di daerah dapat memiliki ruang
              usaha dan tumbuh menjadi salah satu pilar perekonomian di daerah ataupun di skala nasional.
              Novita mengatakan, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM RI di tahun 2017, UMKM
              memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian nasional, karena UMKM memiliki
              pangsa sekitar 99,99 persen (62,9 juta unit) dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia.


                                                           162
   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168