Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 50
Judul Menaker: K3 Kunci Penting Keberlangsungan Usaha di Tengah Pandemi
Covid-19
Nama Media okezone.com
Newstrend Persiapan Menghadapi Situasi New Normal
Halaman/URL https://economy.okezone.com/read/2020/06/07/320/2225839/menaker-
k3-kunci-penting-keberlangsungan-usaha-di-tengah-pandemi-covid-19
Jurnalis Wilda Fajriah,
Tanggal 2020-06-07 19:02:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, masa pandemi Covid-19
merupakan momentum bagi pengusaha dan pekerja untuk memahami tentang pentingnya
penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja. K3 merupakan kunci penting
keberlangsungan usaha dan perlindungan pekerja atau buruh dalam rangka pencegahan dan
penanggulangan Covid-19.
MENAKER: K3 KUNCI PENTING KEBERLANGSUNGAN USAHA DI TENGAH PANDEMI
COVID-19
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, masa pandemi
Covid-19 merupakan momentum bagi pengusaha dan pekerja untuk memahami tentang
pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja. K3 merupakan
kunci penting keberlangsungan usaha dan perlindungan pekerja atau buruh dalam rangka
pencegahan dan penanggulangan Covid-19.
"Jika syarat-syarat dan budaya K3 dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-
undangan, serta melaksanakan standar dan protokol pencegahan, maka diharapkan tempat
kerja akan terhindar dari penyebaran Covid-19," kata Ida belum lama ini.
Ida juga berharap dalam waktu dekat, pandemi Covid-19 segera berakhir. Meskipun WHO
hingga saat ini belum bisa memastikan kapan berakhirnya Covid-19 dengan adanya vaksin untuk
Covid-19.
Namun setidaknya, ujar Ida, kita bisa menekan korban Covid-19 yang terpapar. Ekonomi bangkit
kembali dengan kehidupan normal baru.
"Kita menunggu kebijakan new normal yang akan diumumkan Gugus Tugas Percepatan
Penanganan Covid-19. Namun sebagai masyarakat kita harus menyiapkan diri menyambut
adanya kehidupan normal baru," katanya.
(DRM).
49

