Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 55

Dalam kebijakan-kebijakan sebelumnya, pimpinan perusahaan dan pimpinan unit kerja serikat
              pekerja  diminta  ikut  serta  mengantisipasi  penyebaran  Covid-19  di  perusahaannya,  dengan
              mengoptimalisasi  fungsi  pelayanan  kesehatan  kerja.  Pimpinan  perusahaan  diwajibkan  untuk
              menyediakan  sarana  cuci  tangan,  menjaga  kebersihan  ruangan  dan  lingkungan  perusahaan
              secara rutin, membatasi kontak fisik antara pekerja, menunda kegiatan yang melibatkan banyak
              orang, dan mengecek suhu tubuh pekerja.

              Ade  menyatakan,    AKB    di  sektor  ketenagakerjaan  akan  berjalan  efektif  apabila  semua
              stakeholder ketenagakerjaan patuh terhadap SOP dan protokol yang dikeluarkan pemerintah
              pusat maupun pemerintah daerah.

              "Perlu sinergi dan kolaborasi untuk menjalankan protokol kesehatan dan protokol pencegahan
              dalam  pelayanan  ketenagakerjaan,  terutama  dalam  penetapan  kebijakan  antara  pemerintah
              pusat dan daerah," katanya.

              "SOP    AKB    Ketenagakerjaan  di  Jabar  akan  dikirimkan  ke  Gugus  Tugas  Percepatan
              Penanggulangan Covid-19 Jabar dan Dinas Kesehatan Jabar untuk dijadikan bagian Protokol
              AKB  di Jabar," imbuhnya.

              Supaya protokol  AKB  di sektor ketenagakerjaan berjalan optimal, Disnakertrans Jabar akan
              melaksanakan  pengawasan,  serta  pemeriksaan  norma  ketenagakerjaan  dan  standar
              Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
              "Kami berkoordinasi dan berkolaborasi dengan kabupaten/kota, PHI, Ombudsman RI, bahkan
              APIP dan APH, dalam pengawasan terhadap perusahaan dan pekerja atas kepatuhan jalankan
              protokol saat memasuki  AKB  ," kata Ade.

              Ade melaporkan, 17.300 pekerja Jabar di PHK dan 78.992 pekerja di rumahkan selama pandemi
              Covid-19. Kemudian, sekitar 5.573 Pekerja Migran Indonesia asal Jabar mengalami repatriasi.

              Disnakertrans  Jabar  pun  menyediakan  layanan  asistensi  bagi  pekerja  yang  dirumahkan  dan
              terkena PHK untuk mendaftar Program Kartu Prakerja di UPTD dan Balai Latihan Kerja (BLK)
              Disnakertrans Jabar.

              "Tapi, kami tidak memiliki akses untuk mendapatkan informasi bagi pendaftar LAUK-PK yang
              dinyatakan lulus  seleksi dari  Jabar,  termasuk  pelaksanaan  pelatihan  yang  dilaksanakan  bagi
              yang lulus," ucapnya.***.




























                                                           54
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60