Page 169 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 169
menggunakan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) yang telah diimplementasikan
di seluruh kantor cabang sejak bulan Maret 2020.
Sesuai prediksi, pengajuan klaim melalui "Lapak Asik" yang terdiri dari kanal online, offline, dan
kolektif mendapatkan respon positif dari para peserta. Dari ketiga kanal yang disediakan
tersebut, online menjadi sarana yang paling banyak digunakan oleh peserta yaitu sebesar 80%
dari total pengajuan yang dilakukan.
Sebab dengan menggunakan Lapak Asik online peserta dapat melakukan proses klaim tanpa
harus datang ke kantor cabang. Selanjutnya peserta cukup menunggu proses konfirmasi yang
akan dilakukan oleh petugas BPJAMSOSTEK melalui panggilan telepon atau video.
"Lapak Asik online menjadi kanal terfavorit dan yang paling kami rekomendasikan, sebab
prosesnya lebih mudah dan peserta dapat melakukan klaim dari rumah sehingga lebih aman
dari potensi terpapar Covid-19," ujar Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar
Lembaga BPJAMSOSTEK Irvansyah Utoh Banja, melalui keterangan tertulis, Jumat (17/7/2020).
Ia mengatakan, prosedur pengajuan klaim JHT menggunakan Lapak Asik online memiliki
mekanisme dan tahapan yang cukup sederhana namun tetap mengedepankan keamanan
melalui konfirmasi validitas data peserta.
Adapun tahapan pengajuan klaimnya di antaranya registrasi melalui Aplikasi BPJSTKU atau situs
antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id . Kemudian, pilih tanggal waktu pengajuan, dan kantor
cabang yang masih tersedia. Setelah itu, Scan atau pindai semua dokumen yang dipersyaratkan,
termasuk formulir klaim JHT yang sudah terisi lengkap, lalu kirimkan dokumen tersebut melalui
email kantor cabang tujuan yang dipilih.
"Lalu, Kirimkan dokumen yang sudah dipindai melalui link yang diterima pada email yang telah
di daftarkan paling lambat H-1 sebelum tanggal pengajuan serta Pastikan email dan Nomor HP
yang didaftarkan terhubung dengan Whatsapp, dan selalu aktif selama proses pengajuan klaim,
karena informasi dan konfirmasi akan dilakukan oleh petugas BPJAMSOSTEK melalui panggilan
video (video call)," ujar Utoh.
Selain itu, siapkan seluruh dokumen asli yang harus ditunjukkan saat dihubungi melalui
panggilan video. Jika dokumen dinyatakan lengkap, kata dia, akan diproses lebih lanjut dan
klaim JHT akan ditransfer ke rekening bank milik peserta.
"Hal-hal yang harus diperhatikan peserta yaitu memastikan kelengkapan dokumen yang
disyaratkan, tenggat waktu pengiriman dokumen, dan keberadaan peserta saat dihubungi
melalui panggilan video. Ketersediaan dokumen asli saat proses verifikasi juga harus dipastikan
agar proses pengajuan klaim JHT berjalan dengan lancar," jelas Utoh.
Terus meningkatnya jumlah pengajuan klaim JHT menjadi perhatian khusus BPJAMSOSTEK. Hal
ini, kata Utoh, terlihat dari sejumlah wilayah yang memiliki jumlah klaim tertinggi yaitu Provinsi
Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, serta Jawa Timur.
"Hal ini menyebabkan banyak peserta yang tidak dapat memilih kantor cabang di wilayah
tersebut pada saat melakukan proses klaim," ujarnya.
Utoh mengimbau kepada peserta yang ingin melakukan klaim online, dapat memilih lokasi
kantor cabang mana saja yang tersedia, sebab seluruh proses dan data yang dimiliki oleh
BPJAMSOSTEK telah terkoneksi secara online.
Meski demikian, peserta tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku untuk menghindari pihak
yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan momen ini untuk melakukan tindakan fraud
dan menyalahi hukum dan ketentuan yang berlaku.
168

