Page 22 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 22
Judul Omnibus Law Ciptaker Mendapat Respon Positif Bank Dunia
Nama Media Ekonomi Neraca
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL Pg2
Jurnalis *
Tanggal 2020-07-20 05:43:00
Ukuran 123x188mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 6.150.000
News Value Rp 30.750.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Omnibus law RUU Cipta Kerja yang akan diresmikan pemerintah membuat beberapa perubahan
seperti wajib 6 hari kerja dan UMK diganti dengan UMP. Perubahan undang-undang
ketenagakerjaan ini disambut baik oleh Bank Dunia. Karena bisa memulihkan ekonomi Indonesia
setelah didera pandemi. Juga membuat iklim investasi makin baik.
OMNIBUS LAW CIPTAKER MENDAPAT RESPON POSITIF BANK DUNIA
Oleh: AIfisyah Kumalasari, Pengamat Ekonomi
Omnibus law RUU Cipta Kerja yang akan diresmikan pemerintah membuat beberapa perubahan
seperti wajib 6 hari kerja dan UMK diganti dengan UMP. Perubahan undang-undang
ketenagakerjaan ini disambut baik oleh Bank Dunia. Karena bisa memulihkan ekonomi Indonesia
setelah didera pandemi. Juga membuat iklim investasi makin baik.
RUU Cipta Kerja menghebohkan masyarakat, karena ada banyak sekali perubahan peraturan
untuk para pekerja. Namun setelah diteliti, ternyata perubahan pasal itu menguntungkan,
karena pekerja dijamin mendapat pesangon dan mendapat bonus tahunan. RUU ini juga
menguntungkan pengusaha karena menyederhanakan birokrasi yang sebelumnya berbelit-belit.
Satu Kahkonen, country direc-tor Bank Dunia Indonesia, memuji tindakan pemerintah dalam
pengesahan RUU Cipta Kerja. Menurutnya, omnibus law RUU ini bisa membangkitkan kembali
kondisi finansial Indonesia, setelah sempat lesu akibat pandemi covid-19. RUU ini menunjukkan
bahwa Indonesia terbuka untuk bisnis. Sehingga iklim perekonomian makin membaik.
Ia juga menambahkan bahwa RUU Cipta Kerja harus dirancang, dievaluasi, diaudit, dan
disiapkan dengan baik, sebelum peresmiannya. Sehingga bisa jadi landasan hukum yang efektif.
Dalam artian tiap pasal di dalam omnibus law RUU Cipta Karya sangat jelas kalimatnya, bisa
diinterpretasikan dengan baik, dan tidak tumpang tindih satu sama lain.
Satu juga menambahkan selain diresmikannya RUU Cipta Kerja, makapemerintah Indonesia
harus melalaikan reformasi BUMN. Agar iklim investasi jadi makin baik. Dalam omnibus law RUU
Cipta Kerja, selain membahas aturan tenaga kerja, gaji, danperusa-haan, juga dibahas tentang
investasi dan birokrasi. Tujuannya agar pengurusan izin tidak lagi lama dan merepotkan.
Selama ini memang ada calon investor asing yang tertarik untuk menanamkan usahanya di
Indonesia. Namun masih terhalang oleh beberapa pasal dalam Undang-Undang dan peraturan
21

