Page 250 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 250
Judul Bertepatan HUT ke-51, Menaker Ida Raih Gelar Doktor Ilmu
Pemerintahan
Nama Media liputan6.com
Newstrend Menaker Raih Gelar Doktor
Halaman/URL https://www.liputan6.com/news/read/4308438/bertepatan-hut-ke-51-
menaker-ida-raih-gelar-doktor-ilmu-pemerintahan
Jurnalis Liputan6.com
Tanggal 2020-07-17 19:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dia meraih gelar doktor dengan IPK 3,87 usai
memaparkan hasil penelitian disertasi berjudul "Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam
Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia". Disertasinya diuji oleh Prof.
Dr. Bahrullah Akbar M.B.A, Prof. Dr. I Nyoman Sumaryadi, MSi dan Prof. Dr. Khasan Effendy,
MPd serta disaksikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar,
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati,
Menteri Desa Abdul Halim Iskandar dan sejumlah pejabat tinggi negara lain.
BERTEPATAN HUT KE-51, MENAKER IDA RAIH GELAR DOKTOR ILMU
PEMERINTAHAN
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan
setelah mempertahankan disertasinya di depan dewan penguji di kampus Institut Pemerintahan
Dalam Negeri (IPDN), Jakarta, Jumat (17/7/2020).
Ida sukses menyabet gelar Doktor dengan nilai Cum Laude setelah berhasil mempertahankan
disertasi berjudul 'Implementasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender Dalam Pelaksanaan
Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia'.
Usai wisuda, Ida terlihat bersukacita karena gelar Doktor Ilmu Pemerintahan yang diraihnya
bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahunnya ke-51, pada Jumat, 17 Juli 2020. Ida
mengatakan, banyak pengalaman saat berkuliah di program S3. Terutama pengalaman dalam
membagi waktu antara kuliah dengan tugasnya sebagai Menaker saat ini.
"Saya bersyukur karena akhirnya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar
doktor," ujarnya.
Maksud penelitian ini, kata Ida, adalah untuk memahami kebijakan pengarusutamaan gender di
Indonesia, dengan tujuan menganalisis implementasi kebijakan pengarusutamaan gender
249

