Page 246 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 246
Judul Angkat Isu Gender, Menaker Ida Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan
Nama Media detik.com
Newstrend Menaker Raih Gelar Doktor
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5098069/angkat-isu-gender-menaker-
ida-raih-gelar-doktor-ilmu-pemerintahan
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-17 19:45:33
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dia meraih gelar doktor dengan IPK 3,87 usai
memaparkan hasil penelitian disertasi berjudul "Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam
Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia". Disertasinya diuji oleh Prof.
Dr. Bahrullah Akbar M.B.A, Prof. Dr. I Nyoman Sumaryadi, MSi dan Prof. Dr. Khasan Effendy,
MPd serta disaksikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar,
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati,
Menteri Desa Abdul Halim Iskandar dan sejumlah pejabat tinggi negara lain.
ANGKAT ISU GENDER, MENAKER IDA RAIH GELAR DOKTOR ILMU PEMERINTAHAN
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan
dengan nilai Cum Laude setelah berhasil mempertahankan disertasinya di depan dewan penguji
di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jakarta. Adapun disertasi tersebut
berjudul 'Implementasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender Dalam Pelaksanaan Tugas dan
Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia'.
Ida meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan yang diraihnya bertepatan dengan perayaan hari
ulang tahunnya ke-51. Ia mengatakan banyak pengalaman saat berkuliah di program S3,
terutama dalam membagi waktu antara kuliah dengan tugasnya sebagai Menaker.
"Saya bersyukur karena akhirnya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar
doktor," ujar Ida dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2020).
Lebih lanjut, Ida menjelaskan maksud penelitian ini adalah untuk memahami kebijakan
pengarusutamaan gender di Indonesia. Tujuannya untuk menganalisis implementasi kebijakan
pengarusutamaan gender dalam pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI, sehingga mendapatkan
pengembangan konsep dari analisis tersebut.
"Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat secara akademis dan praktis. Secara akademis
penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu dan pengetahuan tentang dinamika
politik perempuan di Indonesia," katanya.
245

