Page 249 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 249
Ia mengatakan peserta juga bisa memproses pencairan klaim secara online di kantor cabang
lain, tidak harus di kantor cabang dimana peserta terdaftar. Upaya itu dilakukan untuk
mengurangi kepadatan di suatu kantor cabang saja.
Misalnya, kata dia, peserta yang terdaftar di kantor cabang DKI Jakarta bisa mengajukan proses
pencairan JHT online dari kantor cabang Padang yang notabene lebih sedikit antriannya.
"Kalau dokumen lengkap seharusnya bisa dengan prosedur tadi, klaim di luar kantor cabang dia
terdaftar. Tapi, kalau dokumen ada yang masalah itu baru diarahkan kantor cabang dia
terdaftar," ucapnya.
Selain itu, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi peserta JHT BP Jamsostek dalam
mencairkan manfaat kepesertaan.
Pertama , peserta harus tercatat memiliki kepesertaan minimal 10 tahun dan masih aktif bekerja
di perusahaan terdaftar. Kedua, peserta wajib menyertakan dokumen pendukung seperti
fotokopi beserta kartu BP Jamsostek yang asli, juga KTP atau paspor baik fotokopi maupun
dokumen aslinya.
Ketiga , fotocopy Kartu Keluarga (KK) dan aslinya, serta surat keterangan masih aktif bekerja
di perusahaan terdaftar. Terakhir, buku rekening tabungan peserta. Khusus untuk peserta yang
akan mencairkan saldo JHT 30 persen untuk kepemilikan perumahan, peserta diharuskan
membawa dokumen pelengkap perumahan.
Sebelumnya, BP Jamsostek mencatat pencairan klaim kepesertaan program JHT mencapai
Rp14,35 triliun sepanjang Januari-Juni 2020. Nilai itu berasal dari 1,15 juta pengajuan klaim
yang masuk pada periode yang sama. Nilai pencairan meningkat 16 persen secara tahunan dari
Rp12,37 triliun pada Januari-Juni 2019. Sementara, jumlah pengajuan klaim naik 10 persen dari
sekitar 1,05 juta pada Januari-Juni 2019. (sfr).
248

