Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 70

negative - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Paling
              utama  adalah  mengenai  masalah  upah.  Masalah  upah  itu  akan  menghapus  upah  minimum
              kabupaten dan sektoral kabupaten. UMSK (upah minimum sektoral kabupaten/kota) itu dibagi-
              bagi ada yang manufaktur, otomatis dan lainnya. Kan pasti berbeda dong upah antar sektoral.
              Nah di Omnibus Law itu dihapus

              positive - Joko Widodo (Presiden) Kita menargetkan omnibus law ini selesai sebelum 100 hari
              kerja, target kita harus selesai sehingga saya minta time line yang jelas kemudian bersama
              persoalan-persoalan yang ada agar segera disampaikan sehingga kita bisa menyelesaikan

              positive  -  Piter  Abdullah  (Ekonom  Centre  of  Reforms  on  Economics)  Ini  mengingatkan  kita
              seperti Revisi UU KPK, sangat lancar di DPR, tetapi kemudian menimbulkan gejolak di luar DPR.
              Saya khawatirkan Omnibus Law bisa seperti itu, karena apa, karena omnibus law ini kelemahan
              utamanya adalah tidak dikomunikasikan secara intensif sejak awal dan ingin cepat



              Ringkasan

              Jakarta    -  Rancangan  Undang-Undang  atau    RUU  Omnibus  Law    kembali  menjadi  topik
              pembicaraan setelah didemo kelompok buruh pada Kamis (16/7/2020). Mereka menyampaikan
              rasa kecewa karena pembahasan RUU Cipta Kerja terkesan tertutup.



              SOAL RUU OMNIBUS LAW INDONESIA: KONTROVERSI, PRO KONTRA, KAPAN
              DISAHKAN?

              Jakarta    -  Rancangan  Undang-Undang  atau    RUU  Omnibus  Law    kembali  menjadi  topik
              pembicaraan setelah didemo kelompok buruh pada Kamis (16/7/2020). Mereka menyampaikan
              rasa kecewa karena pembahasan RUU Cipta Kerja terkesan tertutup.

              "Pertama kita agak sedikit kecewa, ya, kepada pimpinan dan wakil-wakil rakyat di DPR RI. Di
              mana, sebenarnya aspirasi jauh sebelum hari ini, sejak 13 Januari kita sudah menyampaikan
              sikap kita kepada Baleg DPR RI saat itu," kata Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat
              Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos.

              Menurut Nining para buruh harus tahu  RUU Omnibus Law  yang sedang disiapkan pemerintah
              saat  ini.  RUU  Cipta  Kerja  dinilai  sangat  cacat  prosedural  dan  sangat  bertentangan  dengan
              konstitusi negara. RUU juga dinilai menghilangkan prinsip perlindungan, kesetaraan, keadilan,
              kesejahteraan, demokrasi.

              Pembahasan dan tanggapan tentang RUU Omnibus Law sebetulnya sudah sangat sering dibahas
              berbagai media. Namun masih saja ada yang bingung apa sih sebetulnya RUU Omnibus Law?
              Apakah RUU Omnibus Law hanya membahas soal buruh.

              Berikut penjelasan soal  RUU Omnibus Law  menyangkut kontroversi, isi, dan pro kontra:

              A.  RUU  Omnibus  Law  kontroversi    RUU  Cipta  Kerja    (Ciptaker)  sebetulnya  satu  dari  empat
              Omnibus Law yang diusulkan pemerintah pada DPR. Tiga RUU Omnibus Law lainnya adalah soal
              perpajakan, ibu kota baru, dan kefarmasian yang semuanya masuk dalam Program Legislasi
              Nasional (Prolegnas) 2020.

              Kontroversi RUU Omnibus Law yang membahas cipta kerja muncul karena pasal yang dianggap
              tidak memihak kalangan buruh. RUU Ciptaker sangat berpihak pada pengusaha yang diharapkan
              bisa meningkatkan iklim investasi.

                                                           69
   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75