Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 72

"Paling  utama  adalah  mengenai  masalah  upah.  Masalah  upah  itu  akan  menghapus  upah
              minimum kabupaten dan sektoral kabupaten. UMSK (upah minimum sektoral kabupaten/kota)
              itu dibagi-bagi ada yang manufaktur, otomatis dan lainnya. Kan pasti berbeda dong upah antar
              sektoral. Nah di Omnibus Law itu dihapus," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh
              Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.

              Sikap senada disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal,
              yang tidak setuju dengan penerapan RUU Omnibus Law. Menurutnya, RUU Cipta Kerja tidak
              memberikan kepastian kerja, jaminan sosial, dan pendapatan.

              C. RUU Omnibus Law  kapan disahkan?  Omnibus Law  RUU Cipta Kerja  hingga saat ini masih
              dibahas  DPR  dan  mendapat  sejumlah  tanggapan  dari  masyarakat.  Sebelumnya  Jokowi
              menargetkan RUU Omnibus Law selesai sebelum 100 hari kerja Kabinet Indonesia Maju.
              "Kita menargetkan omnibus law ini selesai sebelum 100 hari kerja, target kita harus selesai
              sehingga saya minta time line yang jelas kemudian bersama persoalan-persoalan yang ada agar
              segera disampaikan sehingga kita bisa menyelesaikan," kata Jokowi.

              Beberapa pihak khawatir pengesahan  RUU Omnibus Law  menjadi Undang-undang tidak akan
              memberi banyak manfaat untuk masyarakat. Proses penyusunan yang terburu-buru dan tidak
              meminta saran dari pihak yang berkepentingan berisiko menyebabkan aturan menjadi polemik
              "Ini  mengingatkan  kita  seperti  Revisi  UU  KPK,  sangat  lancar  di  DPR,  tetapi  kemudian
              menimbulkan gejolak di luar DPR. Saya khawatirkan Omnibus Law bisa seperti itu, karena apa,
              karena omnibus law ini kelemahan utamanya adalah tidak dikomunikasikan secara intensif sejak
              awal dan ingin cepat," kata Ekonom Centre of Reforms on Economics (CORE) Indonesia Piter
              Abdullah.

              Tonton video 'Begini Prosesnya Jika RUU HIP Dicabut dari Prolegnas':  (pay/erd)  omnibus law
              ruu omnibus law  ruu cipta kerja  ruu ciptaker  presiden jokowi  buruh  dpr.









































                                                           71
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77