Page 26 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 26
terkait penyampaian data perekonomian dan ketenagakerjaan dalam penetapan upah minimum
2022.
Dari surat edaran tersebut, pihaknya melakukan rapat bersama Dewan Pengupahan Kota
Denpasar pada 22 November 2021. Hasil rapat dan keputusan dewan pengupahan, besaran
kenaikan upah tahun 2022 di Kota Denpasar sebesar Rp 32.625,85. Sehingga upah tahun 2022
Kota Denpasar ditetapkan sebesar Rp 2.802.925,85 yang dibulatkan menjadi Rp 2.802.926.
Kenaikan upah tersebut sebesar 1,17 persen dari upah minimum Kota Denpasar sebelumnya di
tahun 2021 sebesar Rp 2.770.300. Kenaikan upah tersebut menurutnya sudah sesuai dengan
kajian yang diatur dalam amanat peraturan Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang
merupakan salah satu aturan turunan dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta
Kerja, bahwa penetapan upah minimum merupakan salah satu program strategis nasional.
"Kenaikan upah tersebut berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik
Indonesia. Setelah itu kami melakukan rapat bersama dewan pengupahan dan diputuskan
kenaikan upah sebesar 1,17 persen atau Rp 32.625,85. Jadi total upah Kota Denpasar dari tahun
2021 sebesar Rp 2.770.300 dan di tahun 2022 menjadi Rp 2.802.926," ungkap Widiasa. Pejabat
yang merangkap Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar ini
mengatakan besaran kenaikan upah tersebut saat ini sudah dilakukan pengajuan ke Gubernur
Bali untuk dilakukan penetapan.
"Setelah disetujui Walikota Denpasar langsung diajukan ke Gubernur Bali untuk mendapatkan
legalisasi dan disahkan paling lambat tanggal 30 November 2021," ujarnya. *mis
25

