Page 260 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 260

50.000 BURUH AKAN GERUDUK GEDUNG GRAHADI SURABAYA, TOLAK PENETAPAN
              UMP JATIM
              SURABAYA, - Gabungan Serikat Pekerja (Gasper) Jawa Timur akan menggelar aksi demonstrasi
              besar-besaran di berbagai ruas jalan umum di Surabaya hingga di Rumah Dinas Gubernur Jatim,
              Grahadi Surabaya.

              Mereka  mengklaim  melakukan  aksi  unjuk  rasa  mulai  Kamis  (25/11/2021)  hingga  tanggal  30
              November 2021.

              Adapun jumlah buruh yang diperkirakan bakal menggeruduk gedung Negara Grahadi sebanyak
              50.000 orang. Mereka berasal dari 38 kabupaten kota di Jatim.

              Juru bicara Gasper, Jazuli mengungkapkan, aksi dilakukan karena para pekerja menilai Upah
              Minimum Provinsi (UMP) yang ditetapkan oleh Pemprov Jatim terlalu rendah.
              "Kami akan melakukan aksi massa besar-besaran mulai tanggal 25, 26, 29 dan 30 November
              202 untuk melawan kebijakan politik upah murah tersebut," ucap Jazuli saat dikonfirmasi, Rabu
              (24/11/2021).

              Dia menyebutkan, massa Gasper yang dilibatkan dalam aksi tersebut berjumlah 27 kelompok
              serikat pekerja buruh.

              "Kami menilai Gubernur Jawa Timur menerapkan kebijakan politik upah murah untuk menarik
              investasi dengan mengorbankan rakyat Jawa Timur khususnya kaum buruh untuk dieksploitasi,"
              tuding Jaz.

              Persiapan yang dilakukan Gasper saat ini diklaim sudah maksimal.

              Jaz  mengaku  telah  menyerahkan  surat  pemberitahuan  aksi  ke  Polda  Jatim  sejak  tanggal  22
              November 2021.

              "Kami siang tadi sudah membahas dengan para pimpinan serikat kerja dan sudah kita bahas di
              sana  rencana  awal  kami  juga  akan  datang  di  Grahadi,  kayaknya  besok kita  akan  kumpul  di
              Bundaran Waru dulu dan kita akan gelar orasi di titik jalan umum dulu," ungkap dia.

              Dalam surat pemberitahuan itu, tercatat buruh berkumpul di titik awal bundaran Cito Surabaya.

              Kemudian, mereka langsung berjalan ke Gedung Negara Grahadi dan di Kantor Gubernur Jatim
              di Jalan Pahlawan Surabaya.

              Berikut poin tuntutan massa: Pertama, menolak dengan tegas penetapan Upah Minimum Provinsi
              (UMP) Jawa Timur tahun 2022 yang dituangkan dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor
              188/783/KPTS/013/2021 tentang Upah Minimum Provinsi Jawa Timur tahun 2022.

              Kedua,  tolak  penerapan  Undang-Undang  Nomor  11/2020  tentang  cipta  kerja  dan  PP  Nomor
              36/2021 tentang pengupahan dalam penetapan Upah Minimum tahun 2022.

              Kemudian tuntutan ketiga, Gubernur Jatim harus menetapkan upah minimum yang berkeadilan.

              "Gubernur harus merevisi keputusannya kemarin dan menaikkan UMP Jatim sebesar 10 persen,
              juga menaikkan (UM) di tingkatkan kabupaten kota sebesar 10 persen pula, serta berlakukan
              (UM)  sektoral  unggulan  di  semua  wilayah  di  Jatim.  Yang  terakhir  adalah  berlakukan
              penangguhan kepada perusahaan yang tidak membayar sesuai UMK," beber dia.





                                                           259
   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265