Page 498 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 498

Judul               4 Provinsi Naikkan UMP 2021 Tak Sesuai Aturan, Gubernur Berpotensi
                                    Kena Sanksi
                Nama Media          era.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://era.id/nasional/81203/4-provinsi-naikkan-ump-2021-tak-sesuai-
                                    aturan-gubernur-berpotensi-kena-sanksi
                Jurnalis            Gabriella Thesa Widiari
                Tanggal             2021-11-24 13:30:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif

              Narasumber

              neutral - Sunardi (Wakil Ketua Depenas) Provinsi yang tidak sesuai dengan PP 36 Tahun 2021
              yaitu Riau, NTT, Papua Barat, dan Sultra



              Ringkasan

              Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) mencatat, per 22 November 2021 sebanyak 32 provinsi
              sudah resmi menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2022. Namun, ada empat provinsi yang
              menaikkan  UMP  2022  tak  sesuai  dengan  Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  36  Tahun  2021
              tentang Pengupahan. Empat provinsi itu adalah Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat,
              dan  Sulawesi  Tenggara.  UMP  2022  di  empat  provinsi  ini  naik  lebih  tinggi  dari  yang  sudah
              ditetapan pemerintah.


              4 PROVINSI NAIKKAN UMP 2021 TAK SESUAI ATURAN, GUBERNUR BERPOTENSI
              KENA SANKSI

              ERA.id - Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) mencatat, per 22 November 2021 sebanyak 32
              provinsi  sudah  resmi  menetapkan  upah  minimum  provinsi  (UMP)  2022.  Namun,  ada  empat
              provinsi yang menaikkan UMP 2022 tak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36
              Tahun 2021 tentang Pengupahan. Empat provinsi itu adalah Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT),
              Papua Barat, dan Sulawesi Tenggara. UMP 2022 di empat provinsi ini naik lebih tinggi dari yang
              sudah ditetapan pemerintah.

              "Provinsi yang tidak sesuai dengan PP 36 Tahun 2021 yaitu Riau, NTT, Papua Barat, dan Sultra,"
              ujar Wakil Ketua Depenas Sunardi kepada wartawan yang dikutip pada Rabu (24/11/2021).

              Untuk Provinsi Riau, pemerintah menetapkan kenaikan UMP 2022 menjadi Rp2.918.781 atau
              naik 1,05 persen dari UMP 2021 sebesar Rp2.888.564. Namun berdasarkan Surat Keputusan
              (SK) Gubernur Riau, UMP 2022 ditetapkan naik menjadi Rp2.938.564 dengan selisih kenaikannya
              sebesar Rp19.783 atau 0,68 persen dari yang ditetapkan pemerintah pusat.

                                                           497
   493   494   495   496   497   498   499   500   501   502   503