Page 656 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 656

Judul               UMP Naik Rp 25 Ribu
                Nama Media          Kupang Pos
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg1&7
                Jurnalis            ACA
                Tanggal             2021-11-24 09:50:00
                Ukuran              770x313mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 147.840.000

                News Value          Rp 1.478.400.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif

              Ringkasan


              Pemerintah Provinsi NTT menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar Rp
              1.975.000. Jumlah ini lebih besar Rp 25.000 dari UMP tahun 2021.



              UMP NAIK RP 25 RIBU

              Pemerintah Provinsi NTT menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar Rp
              1.975.000. Jumlah ini lebih besar Rp 25.000 dari UMP tahun 2021.
              "Ada kenaikan UMP Provinsi NTT pada tahun 2022. Kenaikan itu sebesar Rp 25.000 dari UMP
              Provinsi NTT tahun 2021," sebut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT Benediktus Polo Maing
              di Kupang, Selasa (23/11). Saat memberi penjelasan, Sekda Polo Maing didampingi Kepala Dinas
              Koperasi Tenaga Kerja Transmigrasi Provinsi NTT, Sylvia R Pekujawang.

              Ia  menjelaskan,  kenaikan  UMP  2022  berdasarkan  Surat  Keputusan  Gubernur  NTT  Nomor
              02/KEP/HK/2021 tanggal 19 November 2021. Menurutnya, kenaikan UMP sebesar Rp 25.000
              sesuai  perhitungan  ekonomis  yang  dilakukan  sejumlah  pihak  yang  terkait  dengan  urusan
              pengupahan.

              Sekda Polo Maing mengatakan, penetapan UMP sebesar Rp 1.975.000 itu melalui usulan Dewan
              Pengawas  Pengupahan  Provinsi  NTT  yang  melibatkan  sejumlah  pihak  terkait,  seperti  unsur
              pemerintah, pengusaha atau pemberi kerja, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Serikat
              Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Provinsi NTT.

              Kenaikan UMP juga berdasarkan hasil kajian secara ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.
              Selain  itu,  mempertimbangkan  dengan  ketentuan  batas  atas  sebesar  Rp  2,5  juta  dan  batas
              bawah, yakni 50 persen dari batas atas.

              Ia menegaskan, penetapan UMP 2022 menjadi acuan bagi pemerintah kabupaten/kota dalam
              menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masing-masing daerah.

              Setelah penetapan UMP, lanjut Sekda Polo Maing, pemerintah kabupaten/kota dapat melakukan
              penetapan  upah  minimum  dan  melakukan  sosialisasi  kepada  semua  pihak  termasuk  pelaku
              usaha  untuk  memberlakukan  UMP  kepada  pekerjanya.  "Kami  berharap  pemerintah


                                                           655
   651   652   653   654   655   656   657   658   659   660   661