Page 658 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 658

Anggoro  Putri  dalam  seminar  terbuka  Proses Penetapan  Upah Minimum  2022  secara virtual,
              Senin (15/11).
              Masih berpatokan data

              Badan  Pusat  Statistik,  Indah  mengatakan,  pertumbuhan  ekonomi  tertinggi  di  Maluku  Utara
              dengan kenaikan 12,76 persen, dan pertumbuhan ekonomi terendah yakni Bali -5,83 persen.
              Sementara kenaikan harga barang atau inflasi tertinggi terjadi Bangka Belitung yang mencapai
              3,29 persen dan inflasi terendah Papua -0,40 persen.

              Indah juga mengungkapkan, dari 34 provinsi, ada empat provinsi yang nilai UMP tahun 2021
              lebih tinggi dari batas atas upah minimum. UMP di daerah-daerah tersebut pada tahun 2022
              nilainya sama dengan upah minimum 2021 alias tidak ada kenaikan upah buruh.

              Keempat  provinsi  dimaksud,  yaitu  Sumatera  Selatan  dengan  upah  minimum  Rp  3.144.446,
              Sulawesi Utara Rp 3.310.723, Sulawesi Selatan Rp 3.165.876, dan Sulawesi Barat Rp 2.678.863.

              Untuk UMK, ada 26 provinsi yang telah menetapkan UMK. Dari Kabupaten/Kota di 26 provinsi
              sebanyak 255 kabupaten/kota yang telah menetapkan UMK. "Namun, ada 42 UMK yang tidak
              mengalami penyesuaian dengan rincian," paparnya.

              Indah  mengatakan,  penetapan  UMP  harus  diumumkan  oleh  gubernur  paling  lambat  21
              November 2021. Sementara UMK paling lambat 30 November 2021.

              "Upah minimum ditetapkan oleh Kemenaker, itu jawabannya salah. Yang menetapkan adalah
              gubernur yang menetapkan UMP, paling lambat 21 November 2021 ini, sekitar 6 hari lagi. Karena
              21  itu  hari  minggu  maka  harus  ditetapkan  sehari  sebelum  hari  libur,"  katanya.
              (cr8/rob/cr7/pet/aca)

              caption:

              UMUMKAN  UMP  -  Sekretaris  Daerah  Provinsi  NTT  Benediktus  Polo  Maing  dan  Kepala  Dinas
              Koperasi Tenaga Kerja Transmigrasi NTT Sylvia R Pekujawang saat mengumumkan UMP 2022,
              Selasa (23/11).

































                                                           657
   653   654   655   656   657   658   659   660   661   662   663