Page 677 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 677
Indikator yang dimaksud adalah angka kemiskinan, pengangguran, inflasi, pertumbuhan
ekonomi dan sejumlah indikator lainnya.
Hasil rapat dewan pengupahan terkait UMK tersebut selanjutnya akan dilaporkan ke Wali Kota
Makassar.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Makassar, Muammar Muhayyang, menjelaskan,
bagi Apindo, kenaikan sebesar 1,2 persen itu cukup berat.
“Dengan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, kami berharap UMK tahun depan tidak naik.
Tapi karena itu sudah ditetapkan, kita akan ikuti,” ungkapnya.
Berbeda dengan Apindo, Mulyadi Arief, anggota dewan pengupahan unsur pekerja dari
organisasi DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sebenarnya berharap agar
kenaikan UMP tahun 2022 sebesar 8 persen dengan berbagai pertimbangan.
“Namun sayang usulan tersebut tidak diakomodir,” tandasnya. (rhm)
676

