Page 228 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 228
Kementerian Tenaga Kerja memantau penetapan UMP 2020. Hingga Jumat (1/11),
Kemnaker sudah menerima laporan penetapan UMP dari 15 provinsi di seluruh
Indonesia.
Direktur Pengupahan Kemnaker Dinar Titus Jogaswitani menambahkan, hingga pukul
15.48 tanggal 1 November 2019, sudah 15 provinsi yang menetapkan dan melaporkan
UMP-nya ke Kemnaker.
Dari 15 provinsi yang telah menyampaikan laporan tentang besaran UMP tersebut,
sebanyak 14 sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015
tentang Pengupahan.
"Sampai sore (kemarin) ini terpantau 15 provinsi yang telah menetapkan UMP oleh
Gubernur. Namun 1 provinsi di antaranya masih tidak sesuai dengan ketetapan," kata
Dinar.
UMP DKI Jakarta 2020 Rp 4,2 Juta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP)
DKI Jakarta untuk tahun 2020 sebesar Rp 4.276.349,00 (Rp 4,2 juta). Angkanya naik
8,51 persen atau sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-
m/308/HI.01.00/X/2019 dan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.
"Kenaikannya sebesar Rp 335.776 atau 8,51 persen. Penetapan UMP DKI ini sesuai
dengan dasar hukum berlaku baik undang-undang maupun aturan pemerintah," tegas
Anies di Gedung Balaikota, Jakarta, Jumat (1/11).
Dengan penetapan UMP DKI Jakarta 2020 ini, Anies berharap diterima oleh kalangan
pengusaha dan pekerja/buruh. Adapun kebijakan ini mulai berlaku 1 Januari 2020.
UMP Jawa Timur 2020 Ditetapkan Rp 1,76 Juta
Page 227 of 328.

