Page 232 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 232
Title TIGA TUNTUTAN BURUH DEMO KEMNAKER PIMPINAN IDA FAUZIYAH
Media Name tagar.id
Pub. Date 01 November 2019
Page/URL https://www.tagar.id/tiga-tuntutan-buruh-demo-kemnaker-pimpinan-ida-fa uziyah
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker),
Jakarta, Kamis 31 Oktober 2019.
KSPI mengklaim mengerahkan 3.000 massa untuk berdemo. Dalam aksinya, mereka
menyuarakan tiga tuntutan yang ingin disampaikan kepada Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.
Tuntutan demo
Pertama, meminta menaker menghapus PP 78/2015 tentang Pengupahan yang
menjadi dasar penentuan kenaikan upah minimum. Menurutnya, penentuan UMP
2020 yang akan naik 8,15 persen berdasarkan inflasi 2019 tidak sesuai harapan.
Para buruh menginginkan UMP 2020 naik sekitar 10-15 persen, sesuai dengan survei
pasar kebutuhan hidup layak.
"Kami ingin masalah (Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum
Kabupaten/Kota (UMK) dikembalikan saja ke dewan pengupahan, tidak lagi melalui
inflasi PP 77/2015," kata Sekjen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)
Riden Hatam Aziz, Kamis, 31 Oktober 2019.
Tuntutan kedua, para buruh menuntut Presiden Jokowi membatalkan niatnya untuk
menaikkan iuran BPJS Kesehatan hingga 100 persen pada 2020. Karena kebijakan itu
diyakini akan semakin membebani masyarakat.
"Memang empat persen dibayar oleh perusahaan, tetapi satu persen oleh kita
sendiri. Kenaikan itu juga akan berdampak pada pengurangan daya beli kami. Belum
lagi harus menanggung saudara yang ada di daerah," kata Riden.
Ketiga, buruh meminta agar UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak
direvisi. "Kami menilai dari rencana revisi, isinya bukan revisi tetapi pengurangan,
seperti tentang hubungan industrial yang akan semakin fleksibel, tentang pesangon
yang juga akan dikurangi," kata dia.
Page 231 of 328.

