Page 249 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 249
Title KEMNAKER TERIMA MASSA BURUH YANG BERUNJUKRASA, INI YANG DIBAHAS
Media Name harianjogja.com
Pub. Date 01 November 2019
Page/URL https://news.harianjogja.com/read/2019/11/01/500/1023652/kemnaker-teri ma-
massa-buruh-yang-berunjukrasa-ini-yang-dibahas
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Unjuk rasa dilakukan sejumlah Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) di Gedung
Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, pada Kamis (31/10/2019) menuntut revisi
Peraturan Pemerintah (PP) No.78/2015 tentang Pengupahan dan menolak rencana
revisi Undang-Undang (UU) No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.
Adapun perwakilan pengunjuk rasa telah diterima Kemnaker melalui audiensi yang
dilakukan oleh Direktur Pengupahan Kemnaker, Dinar Titus Jogaswitani.
Terkait revisi PP No. 78/2015 tentang Pengupahan, Dinar menjelaskan bahwa saat ini
pemerintah masih menerima seluruh masukan agar dapat menyusun pokok pikiran
perubahan beleid tersebut.
Dia juga menegaskan selama belum ada revisi terhadap PP No. 78/2015 tentang
Pengupahan maka peraturan tersebut masih berlaku dan terbaik yang ada saat ini.
Kemudian dia mencontohkan dengan kenaikan Upah Minimun (UM) tahun 2020
sebesar 8,51%. Kenaikan ini, kata Dinar, dihasilkan dari formulasi PP Pengupahan
yang mendasarkan pada inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Angka ini kan diambil dari inflasi nasional sebesar 3,39% ditambah dengan
pertumbuhan ekonomi 5,12% menjadi 8,51% sesuai dengan PP 78/2015 tentang
Pengupahan," kata Dinar dalam siaran pers yang diterima oleh Bisnis.com, Kamis
(31/10/2019) malam.
Menurut Dinar, memang terdapat beberapa wilayah yang merasa keberatan
terhadap kenaikan tersebut. Hanya saja, keberatan tersebut tidak di lengkapi oleh
data dan informasi. Dengan demikian, kenaikan sebesar 8,51% ini merupakan jalan
yang terbaik karena didasari oleh variable yang terukur, yaitu inflasi dan
pertumbuhan ekonomi nasional.
"Ada dari asosiasi pengusaha datang kemari untuk minta agar kenaikannya sekitar 5
- 6% saja, sementara buruh minta 10 - 15%. Namun kedua permintaan tersebut tidak
didasari oleh data empiris yang kuat. Jadi 8,51% ini sudah terbaik," ungkap Dinar.
Dinar pun menilai keinginan buruh agar UM naik sekitar 10 - 15%, perlu untuk
Page 248 of 328.

