Page 66 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 Mei 2019
P. 66
Title HARI BURUH DAN TUNTUTAN DI TAHUN POLITIK
Media Name liputan6.com
Pub. Date 02 Mei 2019
Page/URL https://www.liputan6.com/news/read/3954922/hari-buruh-dan-tuntutan-di- tahun-politik
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Perayaan Hari buruh internasional yang rutin dilaksanakan tiap 1 Mei serentak
dilaksanakan hari ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, hari buruh selalu diwarnai
aksi unjuk rasa yang diikuti oleh ribuan massa buruh dari berbagai perusahaan
lintas pekerja.
Di Jakarta, unjuk rasa perayaan hari buruh dipusatkan di sekitaran Patung Kuda, tak
jauh dari Istana Kepresidenan dan kompleks Monumen Nasional (Monas). Pantauan
Liputan6.com , Rabu (1/5/2019), hingga pukul 10.00 WIB memang tidak ada orasi
dan massa yang hadir di sekitaran Istana Negara.
Sementara itu, massa aksi buruh ramai di sekitaran Patung Kuda. Mereka tertib
berorasi sambil menunggu rekan buruh dari berbagai daerah dan asosiasi lainnya
datang.
Soal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono
membenarkan adanya upaya sterilisasi Istana Negara dari demonstran.
"Ya memang di Patung Kuda saja acaranya. Nggak ada long march," tutur Argo di
kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Soal penyampaian tuntutan dan aspirasi ke Istana Negara, lanjut Argo, dari pihak
buruh sudah dikonfirmasi bahwa agenda tersebut ditiadakan. "Kita sudah
komunikasi nggak ada ya," jelas dia.
Kendati lebih dibatasi dalam aksi tahun ini, namun massa buruh tetap membawa
spanduk dan pamplet dengan berbagai macam tuntutan. Tuntutan yang di
sampaikan pun tampak tak jauh berbeda dengan tuntutan di tahun-tahun
sebelumnya.
Massa buruh tersebut berasal dari berbagai organisasi diantaranya Serikat Pekerja
Nasional (SPN), Aliansi Jamsosnas, Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Liga
Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan buruh Nike.
Pamplet dan spanduk tersebut diantaranya berisikan tuntutan untuk kesejahteraan,
Jaminan Kesehatan, upah layak, kekerasan berbasis gender, dan pelecehan seksual
di dunia kerja.
Seperti dikutip dari Antara , mereka mengeluhkan pelayanan kesehatan BPJS yang
tidak pro kepada rakyat. Serta kebijakan pemerintah yang belum berpihak pada
buruh . Para orator menyampaikan orasinya terkait permasalahan buruh-buruh di
Indonesia.
Page 65 of 169.

