Page 19 - Favor Of God (E-Book)
P. 19
dalam waktu yang lama dan tak kunjung sembuh, dapat membuat
iman kita menjadi lemah dan kehilangan pengharapan.
Kecewa karena kenyataan tidak sesuai harapan adalah
bagian dari pengalaman saya secara pribadi juga. Saya lulus dari
Sekolah Tinggi Teologi pada tahun 2016, dan di wisuda tepatnya
pada 4 Desember 2016. Pada saat itu, sebagai seorang yang baru
menyelesaikan pendidikan dari sekolah Tinggi Teologi, tentunya
memiliki semangat dan hati yang menggebu-gebu untuk segera
terjun ke ladang pelayanan dan idealisme pelayanan yang kuat.
Semangat itu mendorong untuk segera pergi dan menuangkan
semua ilmu yang sudah diterima selama empat tahun di kampus.
Namun dalam hati kecil muncul pertanyaan “ke mana saya akan
melayani”. Sebelum wisuda, saya berdiskusi dengan teman-teman
tentang tempat pelayanan setelah selesai kuliah. Saat itu saya
mendapat tawaran untuk membantu salah satu gereja di Bontang.
Setelah wisuda saya pun menerima tawaran tersebut dan bersedia
untuk membantu pelayanan di sana.
Januari 2017 saya berangkat ke Kalimantan untuk membantu
pelayanan penggembalaan di salah satu gereja, tepatnya di Bontang
Kalimantan Timur. Setelah tiba di sana saya mendapat sambutan
hangat dari ibu gembala dan keluarga. Hari kedua di Bontang,
saya diajak jalan-jalan keluar melihat pemandangan kota Bontang.
Gembala sidang sekaligus akan menjadi pimpinan saya, mulai
menjabarkan apa yang akan saya kerjakan, tugas dan tanggung
jawab saya selama berada di bawah pimpinannya. Saat itu saya
sangat senang, bahagia dan sangat semangat karena semua jemaat
dan bahkan anak-anak muda di gereja itu juga menyambut dengan
baik.
Setelah tujuh bulan, tepatnya 1 Juli 2017 saya dan beberapa kaum
muda menghadiri acara retreat yang diadakan oleh departemen
kaum muda nasional di Balikpapan selama lima hari. Setiba di sana
kami mengikuti semua kegiatan yang ada. Pada hari ketiga setelah
Favor of God 11