Page 23 - Favor Of God (E-Book)
P. 23
ini terjadi bagi setiap orang yang sedang berada dalam keadaan
sulit seperti yang saya rasakan. Saya percaya Tuhan Yesus tidak
membiarkan Anda berjuang sendirian dalam penderitaan atas sakit
penyakit yang Anda alami. Yesus Tuhan kita peduli atas pergumulan
kita.
Dua hari berlalu, tibalah hari yang ditetapkan untuk menjalani
operasi. Kini ketakutan pun kembali menguasai hati dan pikiran
terlebih saat memasuki ruang operasi. Terbaring di tempat tidur
dalam ruang operasi, rasa tidak berdaya memenuhi hati kecil ini,
namun saat itu masih ada iman dalam hati saya bahwa Tuhan pasti
menolong. Inilah saatnya mengangkat tangan dan berserah serta
melihat pekerjaan Tuhan dinyatakan dalam hidup saya. Operasi pun
akhirnya dilakukan oleh dokter dan saya pun disuntik bius sehingga
tidak sadarkan diri. Setelah beberapa jam berlalu, tiba-tiba terdengar
suara yang membangunkan saya. Puji Tuhan ternyata saya masih-
masih hidup. Dan setelah kembali ke ruangan rawat inap dalam
keadaan belum sadar sepenuhnya saat itu saya minta diputarkan
lagu rohani. Hari kedua setelah operasi, dokter membacakan hasil
dari pemeriksaan rontgen dan cek dahak yang juga sudah dilakukan
sebelumnya. Satu penghiburan bagi saya karena ternyata paru-paru
dan dahak saya bersih. Dokter juga menjelaskan bahwa penyakit
yang saya alami adalah TBC Kelenjar di mana penyakit ini tidak akan
menular kepada orang lain. Hal ini menjadi sedikit penghiburan
bagi saya saat itu, dan kembali sedikit percaya diri untuk bertemu
dengan orang lain. Saya bersyukur untuk pertolongan Tuhan dalam
hidup saya, bersyukur untuk kesempatan yang Tuhan berikan.
Melalui pengalaman itu saya belajar bahwa hidup berarti adanya
pergerakan untuk terus berjalan, namun dalam perjalanan itu kita
akan diperhadapkan kepada berbagai situasi yang akan menjadi
pengalaman hidup dan melihat Tuhan campur tangan serta karya-
Nya yang sempurna dinyatakan. Biopsi opname dan operasi telah
selesai ini berarti satu tahap bayang-bayang maut berhasil dilewati
Favor of God 15