Page 28 - Favor Of God (E-Book)
P. 28

tidak ada? Siapa yang akan menolong saya? terlebih lagi mertua
                         dan orang tua saya tidak bisa datang untuk menemani saya. Belum
                         berhenti sampai di situ, setelah pulang dari Kalimantan Barat, suami
                         masih ada jadwal kuliah ke Medan selama 2 minggu. Di saat rasa
                         kuatir dan takut ini memuncak saya hanya bisa berharap kepada
                         Tuhan saja yang akan menolong.  Saya hanya bisa berserah kepada
                         Tuhan dan percaya Dia akan berikan yang terbaik. Ya berserah
                         dengan percaya bahwa apapun yang terjadi Tuhan tidak pernah

                         lepas kendali. Dalam masa ini saya mengingat firman Tuhan dalam
                         Amsal  3:  5  bahwa “percayalah kepada TUHAN dengan segenap
                         hatimu, dan janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri.
                             Benar-benar dalam pengaturan Tuhan dan waktu Tuhan, setelah
                         kembali dari Kalimantan Barat, suami mendapat kabar bahwa
                         dosen yang akan mengajar bersedia datang ke Batam dan mereka
                         mengadakan kuliah di Batam. Tiga hari setelah suami selesai kuliah,

                         saya masih masuk kantor dan bekerja seperti biasanya, sore hari
                         setelah pekerjaan selesai dan bersiap-siap untuk kembali ke rumah
                         perut saya mulai merasa sakit. Karena sakitnya masih bisa ditahan
                         saat itu kami singgah di warung makan untuk makan malam, tetapi
                         rasa sakit itu semakin kuat dan muncul setiap 30 menit.  Malam hari
                         sekitar jam 2 subuh saya sudah tidak bisa menahan sakitnya dan
                         kami pun menghubungi Bidan melalui telepon. Setelah konsultasi
                         bidannya menyarankan untuk datang besok paginya. Malam
                         itu berlalu, dan saya tidak bisa tidur sama sekali karena rasa sakit

                         itu semakin sering, saat itu saya hanya berharap malam itu cepat
                         berlalu. Setelah pagi hari suami langsung mengantar saya ke klinik.
                         Sesampai di klinik diperiksa dan ternyata sudah waktunya untuk
                         melahirkan. Saat itu sudah pembukaan dua, tetapi bidan tersebut
                         menyuruh untuk kembali ke rumah karena masih lama prosesnya.
                             Saya  dan  suami  memutuskan  untuk  masuk  kantor,  namun
                         setelah sampai di kantor saya sudah tidak bisa konsentrasi bekerja

                         karena sakit. Karena tidak sanggup lagi menahan sakit yang semakin


                          20   Favor of God
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33