Page 34 - Favor Of God (E-Book)
P. 34
untuk biaya kuliah sampai selesai. Karena sebelumnya saya sudah
mencari info kepada pihak kampus mengenai biaya total kuliah.
Ketika kuliah berjalan, semua biaya yang direncanakan di
awal sedikit melenceng dari anggaran yang seharusnya. Hal ini
dikarenakan uang kuliah yang naik, harga tiket yang berubah-ubah
dan pembelian buku. Akibatnya, uang yang awalnya direncanakan
cukup sampai selesai kuliah hanya cukup sampai pertengahan
kuliah. Keadaan ini membuka pikiran saya bahwa manusia hanya
dapat merencanakan tetapi Tuhanlah yang menentukan.
Keadaan ini saya juga belajar bagaimana bergantung penuh
kepada Tuhan. Saya memiliki prinsip pada waktu itu untuk tidak
berharap kepada orang tua atau saudara, meskipun mereka bisa
saja membantu. Bagian ini sangat konyol, sudah lama menabung,
dipikirnya cukup sampai selesai tetapi hanya cukup untuk setengah
jalan. Namun dari sini saya melihat Dia bekerja jauh lebih dari yang
saya pikirkan hingga saya selesai studi.
Allah yang Memelihara
Berlanjut dari bagian sebelumnya di mana uang tabungan yang
saya miliki tidak cukup, saya perlu memutar otak untuk berhemat
dan memikirkan bagaimana bisa tetap kuliah sampai selesai dengan
budget yang minim. Model perkuliahan yang saya jalani adalah
kelas blok setiap dua bulan sekali. Alhasil, setiap satu bulan sebelum
pergi kuliah, saya harus memikirkan seluruh biaya dari tiket pulang
pergi, uang kuliah, akomodasi hingga masalah perut alias makan.
Perampingan anggaran waktu kuliah merupakan cara yang tepat
pada saat itu untuk meminimalisir pengeluaran.
Dengan perkenanan Tuhan, berbagai “perampingan” telah
saya lakukan mulai dari naik kereta api kelas ekonomi yang harus
menempuh perjalanan 20 jam, setiap sampai tujuan dan kembali ke
Jakarta selalu demam karena kelamaan di perjalanan, menginap di
pastori gereja yang letaknya tidak jauh dari kampus, tidur di mess
26 Favor of God