Page 37 - Favor Of God (E-Book)
P. 37
diri kepada pihak kampus untuk memberikan keringanan kepada
saya untuk bisa menulis tesis, walau pada saat itu saya baru menempuh
34 SKS. Alasan saya ingin segera menulis tesis supaya kuliah saya
bisa segera selesai dan di sisi lain juga bisa meminimalisir anggaran.
Permohonan saya dibawa dalam rapat pihak kampus dan
diputuskan bahwa saya tidak dapat menulis tesis sampai jumlah
SKS minimal tercapai. Sepintas muncul kecewa karena tidak adanya
keringanan dari pihak kampus, namun pada akhirnya saya belajar
untuk mengerjakan apa yang menjadi kewajiban saya dan terbuka
dengan apa yang menjadi maksud Tuhan pada waktu itu.
Saya memulai menulis tesis pada tahun berikutnya dan penulisan
berlangsung selama satu tahun. Setelah saya menyelesaikan studi,
baru terlihat kebaikan-Nya yang sempurna untuk saya. Kebaikan
Tuhan yang saya maksudkan di sini adalah setelah saya wisuda, pihak
kampus mengumumkan akan mengadakan ujian negara. Karena
program studi S2 belum terakreditasi maka untuk legalitas gelar
dan ijazah dilakukan dengan ujian negara. Hal yang membuat saya
bersyukur dan menyadari semua adalah rencana Tuhan adalah ujian
negara hanya dilakukan untuk angkatan saya, tidak untuk angkatan
yang sebelum dan sesudahnya. Dengan ujian negara, legalitas ijazah
saya diakui di mana saya berkecimpung di dalam dunia pendidikan
yang mewajibkan dosen minimal pendidikan magister dengan ijazah
yang diakui oleh negara.
Bagian ini membawa saya pada level untuk melihat segala sesuatu
dari perspektif Ilahi. Segala sesuatu yang Tuhan izinkan terjadi
akan mendatangkan kebaikan dan ada maksud di balik semuanya.
Kebaikan-Nya yang sempurna tidak terlihat ketika permohonan saya
untuk menulis tesis lebih awal ditolak. Kebaikan-Nya justru terlihat
jelas ketika saya sudah selesai studi. Saya melihat dan menyadari
dengan bagaimana Tuhan merenda setiap bagian demi bagian pada
waktu lanjut studi hingga menjadi sebuah kisah yang indah untuk
dikenang.
Favor of God 29