Page 31 - 5f5289cb-b026-4cbf-9f15-923950fa2ba4.pdf
P. 31
18. Empat bilangan kuantum yang tidak diperbolehkan adalah....
a. n=4, l =1, m= -1, s= +½ d. n=3, l =2, m= -1, s= -½
b. n=4, l =2, m= -3, s= +½ e. n=3, l =1, m= 0, s= -½
c. n=3, l =0, m= 0, s= -½
19. Jika suatu atom mempunyai n=4, l=1, m=+1 dan s=-½, maka nomor atom unsur tersebut
adalah....
a. 31 b. 33 c. 34 d. 36 e. 38
20. Jika suatu atom mempunyai n=3, l=1, m=+1 dan s=+½, serta mempunyai jumlah neutron
sama dengan 16, maka nomor massa unsur tersebut adalah....
a. 15 b. 16 c. 31 d. 33 e. 34
SISTEM PERIODIK UNSUR
Sejarah Perkembangan Sistem periodik Unsur
Sistem Triade, oleh Dobreiner
Unsur-unsur disusun tiga-tiga, dengan massa atom dari unsur yang tengah adalah
rata-rata dari massa atom dua unsur yang lainnya, contoh :
Nama Unsur Natrium Magnesium Aluminium
Massa Atom 22 24 26
Nama Unsur Fosfor Belerang Khlor
Massa Atom 31 33 35
Sistem Oktaf, oleh Newlands
Unsur-unsur disusun tujuh-tujuh, seperti tangga nada, dengan unsur ke delapan
merupakan pengulangan dari unsur pertama, artinya unsur kedelapan mempunyai sifat
yang sama dengan unsur pertama, unsur kesembilan mempunyai kesamaan sifat
dengan unsur kedua dan seterusnya, contoh :
Li Be B C N O F Na Mg Al Si P S Cl K Ca Ga Ge As Se Br dan seterusnya
Sistem Pendek, oleh Meyer & Mendeleyev
Unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom
Sistem Panjang (Sistem Periodik Modern), oleh Moseley
Unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan nomor atom, sistem ini dipakai sampai
sekarang
Lajur vertikal disebut golongan
Lajur horisontal disebut periode
Hubungan Periode dan Golongan dengan konfigurasi
Periode = n terbesar
Golongan = elektron valensi
Elektron Valensi (ev)
Merupakan elektron pada kulit terluar dari suatu unsur.
Contoh :
2
2
1
11Na : 1s 2s 2p 3s → ev = 1
6
5
10
2
35Br : [Ar] 4s 3d 4p → ev = 7
2
2
22Ti : [Ar] 4s 3d → ev = 4
9
65Pd : [Xe] 6s 4f → ev = 11
2
9
14
1
79Au : [Xe] 6s 4f 3d → ev = 10
21