Page 17 - BULETIN 1207
P. 17
KOMISI IX • DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA Waspada Covid BA4
dan BA5, Anggota
Komisi IX Dorong
Vaksinasi Booster
Ditingkatkan
FOTO: DOK/NVL
nggota Komisi IX DPR
RI Rahmad Handoyo
merespons positif
langkah Pemerintah
A Indonesia yang
menerapkan kebijakan vaksinasi
dosis ketiga atau (booster) sebagai
syarat melakukan perjalanan dan
kegiatan masyarakat. Pemberlakuan
vaksin booster jadi syarat perjalanan
dan kegiatan masyarakat rencananya Scan QR
untuk berita
baru akan diterapkan paling lama selengkapnya
dua minggu ke depan.
“Saya kira ini hal positif ya,
kenapa? Saat ini, per Juni, kemarin
pemerintah merilis target vaksinasi Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo.
lengkap saja kita masih di bawah
standar WHO. Per Juni kemarin awal dipaksa untuk kepentingan dan dalam Siaran Pers Terkait Rapat
baru 62 persen, sedangkan target keselamatan bersama. Kalau tidak Terbatas Evaluasi PPKM.
WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) begitu, saya kira cakupan vaksin Menurut Menkes,
adalah 80 persen. Yang lengkap booster masih akan rendah," ujar berdasarkan hasil edukasi
saja belum, apalagi booster yang Rahmad lebih lanjut. dengan epidemiolog, hal
masih sangat kecil, masih di bawah Sebelumnya, Menteri Kesehatan ini disebabkan kurangnya
25 persen, ini menjadi perhatian Budi Gunadi Sadikin mengatakan kewaspadaan dari beberapa
kita bersama,” kata Rahmad kepada bahwa subvarian Omicron BA.4 negara, serta terlalu terburu-
awak media, Selasa (5/7). dan BA.5 mendominasi 80 buru mengendurkan protokol
Politisi PDI-Perjuangan itu persen kasus Covid-19 di Tanah kesehatan. Indonesia dengan
melanjutkan, masyarakat harus Air. Bahkan, lanjut Menkes Budi, populasi yang jauh lebih banyak,
menyadari bahwa Covid-19 kasus Covid-19 di DKI Jakarta 100 disebut Budi relatif jauh lebih baik
varian Omicron dengan beberapa persen adalah kedua Subvarian dalam menghadapi gelombang
varian turunannya masih Omicron baru tersebut. “Sekarang Subvarian Omicron BA.4 dan
berbahaya untuk masyarakat di Indonesia, BA.4 dan BA.5 sudah BA.5. “Karena para masyarakat
yang belum mendapatkan vaksin lebih dari 80 persen dari varian yang itu relatif lebih disiplin dalam
lengkap. “Langkah Presiden kita genome sequence, bahkan di menerapkan protokol kesehatan
membuat booster jadi syarat saya DKI Jakarta sudah 100 persen itu dan juga dalam menjalankan
kira masuk akal. Masyarakat harus adalah BA.4 dan BA.5,” kata Budi vaksinasi,” ujar Budi. l ann/aha
Nomor 1206/I/VII/2022 • Juli 2022 17

