Page 11 - BULETIN 1148
P. 11

BULETIN   Parlementaria


                           Potensi Nikel Nasional


                                    Harus Diamankan








                       otensi nikel di Indonesia   “Saat ini Tesla merupakan
                       sangat melimpah. Wakil   perusahaan mobil terbesar asal Amerika
                       Ketua Komisi VI DPRI RI   yang memiliki kecanggihan baterai
              P Mohamad Hekal mendorong        yang belum terkejar oleh industri mobil   SAAT INI TESLA
               kekayaan alam yang satu ini harus   lainnya. Nah, kita mau jadi pelopor di   MERUPAKAN
               diamankan agar bisa dinikmati   industri baterai karena kita punya bahan   PERUSAHAAN MOBIL
               rakyat Indonesia berupa produk   bakunya. Dan yang terbesar ada di
               baterai. Saat ini, Kementerian Badan   Sulawesi Tenggara ini,” ungkap Hekal.   TERBESAR ASAL
               Usaha Milik Negara (BUMN) sedang   Pemerintah kini sudah mulai beralih   AMERIKA YANG MEMILIKI
               membentuk holding industri baterai   ke investasi energi terbarukan dan   KECANGGIHAN BATERAI
               yang melibatkan empat BUMN, yakni   ramah lingkungan untuk mengurangi   YANG BELUM TERKEJAR
               Pertamina, PLN, Antam, dan Inalum.  ketergantungan pada energi fosil.   OLEH INDUSTRI MOBIL
                 Hekal mengemukakan hal ini usai   Komisi VI mengundang empat   LAINNYA. NAH, KITA
               mengikuti pertemuan Tim Kunjungan   BUMN tersebut untuk mengetahui
               Kerja Reses Komisi VI DPR RI dengan   lebih jauh perkembangan holding dan   MAU JADI PELOPOR
               empat BUMN tersebut bersama     ketersediaan bahan bakunya. Holding   DI INDUSTRI BATERAI
               Kementerian BUMN di Kendari, Sulawesi   yang mengintegrasikan perusahaan   KARENA KITA PUNYA
               Tenggara, Selasa (20/4). Saat ini,   pelat merah bidang industri baterai itu   BAHAN BAKUNYA.
               Indonesia sedang membangun investasi   adalah Indonesia Battery Coorporation.
               besar-besaran pada industri baterai   Holding ini sudah disiapkan sejak
               untuk memproduksi kendaraan listrik   Februari 2020 lalu. Hekal berharap,   “Potensi nikel di Indonesia yang
               (electric vehicle) masa depan yang   dalam waktu dekat semua mitra kerja   dikelola dua BUMN (Inalum dan Antam)
               bisa menggantikan produk kendaraan   holding dan perjanjian bisnis akan   sekitar 20 persen dari sumber daya
               berbahan bakar fosil.           diselesaikan.                   yang ada di Indonesia. Kita minta itu
                                                                               diamankan dan ditingkatkan supaya bisa
                                                                               dinikmati rakyat Indonesia. Kemajuan
                                                                               Indonesia dalam electric vehicle, energi
                                                                               baterainya bisa mendorong hilirisasi
                                                                               industri lainnya,” pandang politisi Fraksi
                                                                               Partai Gerindra itu. 
                                                                                 Dijelaskannya, butuh waktu yang
                                                                               panjang untuk mengalihkan kendaraan
                                                                               berbahan bakar fosil ke kendaraan
                                                                               listrik. Persiapan sudah dimulai saat ini.
                                                                               Dan peralihan itu harus melalui masa
                                                                               transisi. “Persiapan peralihan industri
                                                                               electric vehicle tidak serta merta
                                                                               menghapus energi fosil, karena pasti
                                                                               melalui transisi yang cukup panjang,
                                                                               tapi harus mulai diancang-ancang.
                                                                               Kita sudah mulai langkah konkret
                                                                               untuk membangun industri baterai ini.
                                                                               Kita pastikan benefitnya untuk rakyat
                                                                               Indonesia,” tutup legislator dapil Jawa
               Wakil Ketua Komisi VI DPRI RI Mohamad Hekal (kanan). Foto: Husen/nvl  Tengah IX ini.   mh/sf


 10  Nomor 1148/V/IV/2021  •  April 2021                                         Nomor 1148/V/IV/2021  •  April 2021  11
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16